Penggunaan material tersebut dilakukan sesuai standar mutu dan spesifikasi teknis jalan tol guna menghasilkan kualitas perkerasan yang lebih stabil, tahan lama, dan nyaman digunakan oleh pengguna jalan.
BACA JUGA:Tak Ingin Proyek Molor, Pemprov Sumsel Matangkan Detail Teknis Jalan Tol Penghubung Antarprovinsi
Seluruh proses produksi dan penghamparan aspal dilakukan melalui pengawasan mutu yang ketat, mulai dari proses pencampuran material di AMP hingga distribusi dan penghamparan di lapangan.
Penerapan quality control (QC) dilakukan secara konsisten guna memastikan kondisi jalan tetap stabil dan nyaman dilalui, terutama saat volume kendaraan meningkat menjelang libur panjang.
Direktur Operasi HKA, Martin Nababan, mengatakan bahwa pekerjaan pemeliharaan jalan ini tidak hanya ditujukan untuk menjaga kualitas infrastruktur jalan tol, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi masyarakat selama periode libur panjang.
“Tol Kayu Agung - Palembang menjadi salah satu jalur penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Sumatera Selatan.
BACA JUGA:Proyek Strategis Nasional, Pelabuhan Tanjung Carat Sumsel Bakal Terintegrasi Jalan Tol
BACA JUGA:Proyek Tol Palembang–Betung Dipercepat, Progres Konstruksi Tembus 81,99 Persen
Karena itu, kami memastikan setiap pekerjaan dilakukan dengan standar kualitas yang ketat agar jalan tetap nyaman, aman, dan lancar dilalui pengguna jalan, terutama saat volume kendaraan meningkat menjelang libur panjang,” ujar Martin.
Ia menambahkan, pemeliharaan jalan yang dilakukan secara berkala juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung kelancaran distribusi logistik dan menjaga konektivitas antarwilayah di Pulau Sumatera.
Selain melakukan pekerjaan secara bertahap untuk meminimalkan gangguan terhadap arus lalu lintas, tim operasional HKA juga melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi perkerasan jalan agar setiap titik yang membutuhkan penanganan dapat segera ditindaklanjuti secara cepat dan terukur.
Sebagai bagian dari grup PT Hutama Karya (Persero), HKA terus berkomitmen menjaga kualitas layanan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) melalui pemeliharaan infrastruktur yang berkelanjutan.
BACA JUGA:Tol Betung–Jambi Dikebut, Waktu Tempuh dari 7 Jam Jadi Tinggal 3 Jam!
BACA JUGA:Pembebasan Lahan Dipercepat, Jalan Tol Strategis di Sumsel Dikebut
Melalui kualitas jalan tol yang terus terjaga, HKA berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman selama masa libur panjang, sekaligus mendukung kelancaran distribusi logistik di Sumatera. ***