Anak Pintar Teknologi, Tetapi Masih Lemah Literasi

Jumat 17-07-2026,14:08 WIB
Reporter : Mujianto
Editor : Mujianto

Oleh:Halimatus Zaleha (Prodi PGSD Universitas Sari Medan Indonesia)

PERNAHKAH kita melihat seorang anak sekolah dasar yang begitu mahir mengoperasikan telepon pintar?

Dalam hitungan detik, ia mampu membuka aplikasi, mencari video, bermain gim, bahkan menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk menjawab pertanyaan.

Namun, ketika diminta membaca satu halaman buku cerita atau menjelaskan isi bacaan dengan kata-katanya sendiri, ia justru mengalami kesulitan.

BACA JUGA:SMAN 4 Lahat Gelar MPLS, Bantu Siswa Baru Adaptasi di Lingkungan Sekolah

BACA JUGA:Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Toli-Toli Pagi Ini, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena inilah yang kini menjadi tantangan besar dunia pendidikan.

Di era digital, kemampuan menggunakan teknologi memang menjadi keterampilan yang penting. Anak-anak tumbuh bersama internet, media sosial, dan berbagai aplikasi pembelajaran.

Mereka dikenal sebagai generasi digital yang sangat cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Akan tetapi, kemajuan teknologi tidak selalu berjalan seiring dengan meningkatnya kemampuan literasi.

Literasi bukan hanya kemampuan mengenal huruf atau membaca kalimat. Literasi adalah kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, menyampaikan gagasan, serta menggunakan pengetahuan untuk memecahkan masalah.

BACA JUGA:Prakiraan Cuaca Sumsel 17 Juli 2026, Mayoritas Cerah, Waspada Hujan Ringan di Musi Rawas

BACA JUGA:Bukan iPhone! Ini Xiaomi 17 Pro dengan Layar Belakang & Fitur Gila!

Anak yang memiliki literasi baik tidak sekadar mampu membaca, tetapi juga memahami makna bacaan, menghubungkannya dengan pengalaman, lalu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan informasi tersebut.

Sayangnya, di banyak sekolah masih ditemukan peserta didik yang lancar menggunakan gawai, tetapi kurang terbiasa membaca buku.

Waktu yang dihabiskan untuk menonton video pendek sering kali jauh lebih banyak dibandingkan waktu untuk membaca cerita, ensiklopedia anak, atau buku pengetahuan.

Kategori :