Irvani mengatakan hasil survei ini memperkuat pandangan sejumlah ekonom bahwa meskipun data pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan kinerja positif, kondisi tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam persepsi kesejahteraan masyarakat secara individu.
Selain itu, sebanyak 42,8 persen responden menilai kondisi politik nasional dalam keadaan buruk atau sangat buruk, jauh melampaui 13,5 persen yang menilai kondisinya baik atau sangat baik.
"Jadi hampir tiga kali lipat lebih banyak yang mengatakan buruk," kata dia.
BACA JUGA:DePA-RI Ungkap Alasan Dukung Prabowo Wujudkan Asta Cita Reformasi Hukum
BACA JUGA:Setahun Prabowo-Gibran, PGN Dukung Visi Menuju Swasembada Energi
Menurutnya, tren tersebut memperlihatkan adanya konsistensi penilaian publik di berbagai aspek.
Artikel ini dikutip dari artikel Disway.Id berjudul Gerindra Respons Survei SMRC soal Kepercayaan Publik ke Prabowo, Dasco: Jadi Bahan Evaluasi Pemerintah.