Polisi Beberkan Kronologis Tewasnya Warga Desa Pulauwan OKI Akibat Dikeroyok 4 Pelaku
Olah Tempat kejadian perkara yang menewaskan warga Desa Pulauwan OKI -palpres.com -
KAYUAGUNG, PALPRES.COM - Kasus tewasnya warga Desa Pulauwan, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten OKI bernama Kamiliya alias Lia (40 tahun), cukup menggemparkan publik.
Usai kejadian, polisi dari Polsek Pangkalan Lampam OKI langsung terjun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dalam laporannya, polisi membeberkan peristiwa yang terjadi pada Sabtu 8 Maret 2025 sekira jam 15.00 WIB.
Peristiwa berdarah itu terjadi di Desa Pulauan Kecamatan Pangkalan Lampam, awalnya saksi Rian dan Meca bertemu dengan pelaku Embang Dkk yang berjumlah 4 orang, datang kerumah korban sambil membawa parang.
BACA JUGA:Lapor Kesini! Jika Menemukan Penyalahgunaan Dana Bansos Pemerintah Oleh Oknum, Intip Juga Solusinya!
BACA JUGA:Warga Desa Pulauwan OKI Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dikeroyok 4 Preman Desa Tetangga
Mereka mencari korban akan tetapi korban tidak ada di rumah, kemudian 4 orang tersebut langsung pergi meninggalkan rumah korban dan mencari korban ditempat lain.
Selanjutnya, saksi Rian juga keluar rumah untuk mencari korban dan sekitar 15 menit bertemu lagi dengan empat orang tersebut berpapasan di jalan dengan pelaku Embang Dkk dan berbicara "dak katek" kepada saksi Rian.
Lalu, sekitar jarak 50 meter saksi Rian menemukan korban sudah terkapar di tanah dan bersimbah darah.
Seperti diberitakan sebelumnya, Lia yang diduga preman kampung ini tewas akibat dikeroyok 4 orang warga desa tetangga di Kecamatan Pangkalan Lampam OKI.
BACA JUGA:Inilah 5 Jenis Bunga yang Memiliki Aura Gaib dan Sering Digunakan Untuk Sarana Spiritual
BACA JUGA:Berikut 7 Jenis Tanaman Hias Begonia yang Memiliki Keindahan Luar Biasa
Akibat peristiwa pengeroyokan tersebut, Lia menderita luka tusuk yang cukup serius di bagian tangan kanan, tangan kiri, leher bagian belakang, dan hidungnya.
Informasi yang dihimpun palpres.com dari warga setempat, kejadian itu tidak diketahui secara pasti apa penyebabnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
