Banjir di Talang Jambe, Warga Harap Pemerintah Ambil Langkah Konkret
Warga foto bersama disela-sela Musyawarah membahas permasalahan banjir di Kelurahan Talang Jambe, yang digelar di Masjid Nur Hidayah, Perumahan Griya Bersama, Minggu 1 Februari 2025-Kadir-
PALEMBANG, PALPRES.COM – Musyawarah membahas permasalahan banjir di Kelurahan Talang Jambe digelar di Masjid Nur Hidayah, Perumahan Griya Bersama, Minggu 1 Februari 2026.
Acara tersebut menghadirkan sejumlah warga terdampak banjir.
Selaku pembicara mewakili pemerintah setempat, Faisal, Ketua RT 22, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Lurah Talang Jambe dan Camat Sukarame.
Dalam pertemuan itu, Lurah Talang Jambe diwakili Kasih Trantib, Jamaludin, sementara pihak kecamatan tidak mengirimkan perwakilan.
BACA JUGA:Hujan Deras Picu Sungai Jernih Meluap, Jalur Lintas Pali–Mura Terendam Banjir
BACA JUGA:Lebih dari 1 Dekade Hadir, BRILink Agen Ohim Sukses Berdayakan Warga dan Bangun Jejaring Usaha Mikro
Dipimpin moderator Ismi Robika, S.Pd, musyawarah digelar untuk mencari solusi atas permasalahan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.
Salah satu warga terdampak, Kiki, menjelaskan penyebab banjir yang tak kunjung selesai.

Musyawarah membahas permasalahan banjir di Kelurahan Talang Jambe, yang digelar di Masjid Nur Hidayah, Perumahan Griya Bersama, Minggu 1 Februari 2026-Kadir-
Menurut Kiki, pendalaman drainase yang dilakukan tiga tahun lalu hanya sebagian, sehingga sebagian area tidak ditangani.
Hal ini, lanjutnya, menyebabkan air menumpuk di satu titik dan sulit mengalir ke sungai akibat pendangkalan sungai.
BACA JUGA:Target Terlampaui! Donor Darah Kantor SAR Palembang Sambut HUT Basarnas ke-54
BACA JUGA:PTBA Ajak UMK Kembangkan Peluang Usaha Lewat Kreasi Bunga Balon
Kiki menambahkan, penanganan banjir di Talang Jambe sering terhambat karena lokasi wilayahnya berbatasan dengan Kabupaten Banyuasin.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
