Pemkab Muba
Banner Honda PCX

Tembus Rp5,7 Miliar, Pertapreneur Aggregator Sukses Dongkrak Omzet UMK

Tembus Rp5,7 Miliar, Pertapreneur Aggregator Sukses Dongkrak Omzet UMK

Tembus Rp5,7 Miliar, Program Pendampingan Pertapreneur Aggregator Sukses Perkuat Ekosistem dan Dongkrak Pendapatan UMK--Pertamina Patra Niaga

Hingga Maret 2026, omzetnya telah mencapai Rp5,72 miliar, mencerminkan kuatnya pengelolaan mitra produksi dan distribusi. 

Untuk memperluas pasar, Rendang Gadih juga tengah menyiapkan kerja sama dengan ritel modern Foodhall serta rencana co-branding bersama Pertamina.

BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Perkuat UMKM Lokal, Dorong Ekonomi Inklusif di Momentum Ramadan

BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Hadirkan SPBU Modular, Solusi Urai Kemacetan di Jalur Mudik

Pemenang lainnya, Bali Honey, menunjukkan perkembangan positif dalam peningkatan kualitas produk. 

Persentase madu yang memenuhi standar kualitas meningkat dari 34% menjadi 70% hingga Maret 2026. 

Dari sisi pasar, Bali Honey juga terus menjajaki peluang ekspansi dan mencatat omzet sebesar Rp648,7 juta.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah nyata Pertamina dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dan dirancang untuk membantu UMK naik kelas secara menyeluruh.

BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Hadirkan 43 Titik Serambi MyPertamina, Sediakan Tempat Singgah Gratis bagi Pemudik

BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Melayani Sepenuh Hati, Hadirkan Serambi MyPertamina Untuk Kenyamanan

“Melalui Pertapreneur Aggregator, kami ingin mencetak pemimpin-pemimpin UMK yang adaptif dan mampu mengelola ekosistem bisnisnya secara efektif. Program ini membantu mereka memperkuat kolaborasi dan kemitraan, sehingga UMK lokal kita memiliki daya saing yang kuat di pasar nasional maupun global,” ujar Muhammad Baron.

Ke depan, Pertamina akan terus memperkuat program ini melalui pendampingan intensif, perluasan akses pasar, serta simulasi akses pendanaan agar UMK binaan semakin berdaya saing.

Sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, Pertamina berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 serta mendorong program yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

 Upaya ini juga didukung dengan penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasional, serta kolaborasi dengan Danantara Indonesia.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait