Banner Honda PCX

MANTAP! Pemkot Palembang Segera Renovasi 30 Rumah Tidak Layak Huni

MANTAP! Pemkot Palembang Segera Renovasi 30 Rumah Tidak Layak Huni

Pemkot Palembang renovasi 30 rumah tidak layak huni--Istimewa

PALEMBANG, PALPRES.COM - Kini pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), akan segera merenovasi 30 rumah tidak layak huni yang tersebar di seluruh 18 kecamatan di kota Sriwijaya tersebut.

Ratu Dewa menjelaskan bahwa Pemerintah Kota akan mengambil langkah konkret dalam mengatasi persoalan rumah tidak layak huni.

BACA JUGA:Saldo DANA Gratis Rp480 Ribu Masuk E-Wallet Kamu dari Aplikasi Penghasil Uang, Jangan Lewatkan!

BACA JUGA:SKK Migas - Medco E&P Gelar Hulu Migas Road to School di Kecamatan Lais, yuk SImak Liputannya

"Yang dimana tahun ini akan ada 30 rumah tidak layak huni yang tersebar di 18 kecamatan yang kami renovasi," katanya.

Jadi ia juga mengatakan bahwa pendanaan proyek ini berasal dari kolaborasi antara Baznas dan sejumlah perusahaan melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR), termasuk Perumda Tirta Musi, Bank Sumsel Babel, Telkom dan mitra lainnya.

BACA JUGA:Uang Jajan Tambahan? Main Game Ini Bentar Doang, Saldo DANA Gratis Rp150.000 Cair Ga Pake Lama

BACA JUGA:Harga Emas Antam di Palembang Hari Ini Melonjak,1 Gram Capai Rp1.931.000

“nantinya akan ada 30 rumah ini segera selesai. Kami juga mendorong perusahaan lain untuk ikut berpartisipasi dalam menyalurkan dana CSR-nya,” katanya.

Lalu Ia juga menambahkan dari data Pemkot, saat ini masih terdapat sekitar 3.700 rumah tidak layak huni di Palembang. 

BACA JUGA:Sudah Tiba di Asrama Haji, 370 Jemaah Kloter 3 Embarkasi Palembang Berangkat Menuju Arab Saudi Hari Ini

BACA JUGA:Brasil Senang! Real Madrid Telah Sepakati Persyaratan Kepergian Carlo Ancelotti

Sehingga untuk Upaya renovasi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menekan angka tersebut secara bertahap.

"Jadi Kami targetkan 30 rumah ini selesai tahun ini. Kami harap ke depan makin banyak perusahaan yang menyalurkan dana CSR-nya untuk rehab rumah tidak layak huni ini," harapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: