Pemprov Sumsel dan TNI AU Sepakat Selesaikan Permasalahan Aset Lahan, HD Pastikan Pembangunan Sumsel Melesat
Kesepakatan penyelesaian permasalahan aset lahan ini secara resmi ditandatangani oleh Gubernur Sumsel, Dr H Herman Deru, bersama Komandan Lanud SMH, Kolonel Pnb Zulfikri Arif Purba, SSos MS di Griya Agung, Rabu 13 Agustus 2025.--
PALPRES.COM- Permasalahan aset lahan antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan dan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sri Mulyono Herlambang (SMH) akhirnya menemukan solusi.
Kesepakatan penyelesaian ini secara resmi ditandatangani oleh Gubernur Sumsel, Dr H Herman Deru, bersama Komandan Lanud SMH, Kolonel Pnb Zulfikri Arif Purba, SSos MS di Griya Agung, Rabu 13 Agustus 2025.
Langkah ini menjadi capaian penting setelah bertahun-tahun permasalahan administrasi aset tersebut menggantung, bahkan melewati beberapa periode kepemimpinan gubernur.
Kini, pintu percepatan pembangunan di Sumsel terbuka lebih lebar.
BACA JUGA:321 ASN Pemprov Sumsel Terima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya
BACA JUGA:50 Pemuda-Pemudi Sumsel Resmi Dikukuhkan Jadi Paskibraka 2025, Herman Deru: Jadilah Inspirasi Bangsa
Gubernur Herman Deru mengungkapkan rasa syukur dan lega atas keberhasilan mencapai kesepakatan ini.
Menurutnya, penyelesaian ini merupakan “solusi dari satu sumbatan masalah” yang menghambat pembangunan di sejumlah sektor.
"Ini bukan hanya masalah Pemprov, tapi masalah administrasi yang kini mulai terurai. Khususnya dengan TNI Angkatan Udara, akselerasi mengenai sistem administrasi aset ini sudah terpenuhi dalam satu tahapan," tegas Herman Deru.
Dengan kejelasan status hukum atas aset tersebut, Pemprov kini memiliki keleluasaan yang lebih besar untuk menggarap proyek-proyek strategis.
BACA JUGA:PENDAFTARAN DIBUKA! Cek Formasi Guru dan Nakes PPPK 2025
BACA JUGA:Dorong Optimalisasi Penerimaan Pajak, Bupati Muba Terima Audiensi KPP Pratama Sekayu
Fasilitas publik seperti pendidikan, keagamaan, dan sarana umum akan menjadi prioritas percepatan.
Sebagai contoh, Gubernur menyebut Asrama Haji yang sebelumnya sempat tertunda pengembangannya, kini dapat segera ditingkatkan baik dari segi infrastruktur maupun pelayanan kepada masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
