Pemkab Muba
Banner Honda PCX

Mengejar Status KLA 2026: Strategi OKI Dongkrak Nilai Evaluasi Mandiri

Mengejar Status KLA 2026: Strategi OKI Dongkrak Nilai Evaluasi Mandiri

Bukan Sekadar Predikat, Sekda Asmar Wijaya Targetkan OKI Jadi Kabupaten Layak Anak 2026--

Seluruh klaster ini menjadi fokus penguatan melalui program terintegrasi lintas perangkat daerah.

Kepala DPPPA OKI, Hj Arianti menegaskan, bahwa penguatan evaluasi dilakukan untuk memastikan setiap program daerah berdampak langsung pada kualitas hidup anak.

“Melalui penguatan evaluasi ini, kita ingin memastikan program daerah benar-benar mendukung keberlangsungan hidup, tumbuh kembang anak, serta perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan,” kata Arianti.

Sementara itu, Kepala Bidang Tumbuh Kembang Anak DPPPA Provinsi Sumatera Selatan, Yunedi, menyampaikan bahwa pihak provinsi turut mendampingi proses penginputan data evaluasi guna memastikan akurasi dan kelengkapan indikator.

BACA JUGA:Bukan Gertak Sambal! PDAM Tirta Agung OKI Cabut Meteran 600 Pelanggan, Ini Penyebabnya

BACA JUGA:Kesempatan Emas! Pemkab OKI Buka Pelatihan Otomotif dan Bahasa Jepang, Gratis untuk Gen Z?

“Kami mendampingi operator dalam penginputan data evaluasi. Dengan kerja sama semua pihak, kami berharap seluruh klaster dapat terpenuhi dan OKI bisa meraih nilai maksimal menuju Kabupaten Layak Anak,” ujar Yunedi.

Dengan nilai EM yang terus difokuskan dan kolaborasi lintas sektor yang diperkuat, Pemerintah Kabupaten OKI optimistis dapat kembali masuk dalam peringkat KLA Pratama pada 2026, sekaligus mengukuhkan komitmen daerah dalam memenuhi hak-hak anak secara optimal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: