Banner Honda PCX

40 Hari di Desa, Mahasiswa STIT YPI Lahat Bawa Perubahan Nyata: Ini Hasilnya

40 Hari di Desa, Mahasiswa STIT YPI Lahat Bawa Perubahan Nyata: Ini Hasilnya

Kadisdikbud Lahat, H Niel Aldrin SE MAP dan Ketua STIT YPI, Drs H Taufik Sakni MPdi bubuhkan tanda tangan berita acara penarikan mahasiswa dari kegiatan KKN.-Bernat-palpres.com

Sementara itu, Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi SE melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Lahat, H Niel Adrien SE MAP menegaskan, kehadiran mahasiswa membawa gagasan dan wawasan baru bagi warga desa.

Mahasiswa turut berkontribusi dalam bidang pendidikan, kesehatan maupun pembangunan keagamaan.

BACA JUGA:Dinas Pendidikan Palembang dan FKIP Unsri Gelar FGD Bahas Pembukaan Prodi Bahasa Palembang

BACA JUGA:Waspada Jempolmu! Jaksa Pagar Alam Ingatkan Siswa SMP Bahaya Hukum Cyber Bullying

KKN memberikan pengetahuan dan pengalaman profesional kepada mahasiswa. Masyarakat juga merasakan manfaatnya secara langsung,” sebut dirinya.

Dia menyampaikan, apresiasi setinggi-tingginya kepada STIT YPI Lahat atas konsistensinya mengirim mahasiswa ke desa-desa, ssinergi antara kampus dan pemerintah daerah terus diperkuat.

"Pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Lahat. Pemerintah ingin mewujudkan masyarakat yang berkualitas dan berkelanjutan," paparnya.

Ia menekankan, pentingnya membangun generasi berilmu dan berakhlak. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama teknologi komunikasi, harus diimbangi dengan penguatan nilai agama.

BACA JUGA:Ingin Kuliah S1 Gratis? Buruan Daftar Program Beasiswa Ini

BACA JUGA:Harto Putra Dorong Guru Umum di Merapi Barat Miliki Skill Tangani Anak Berkebutuhan Khusus

“Generasi muda saat ini menghadapi tantangan besar. Pemahaman dan pengamalan agama harus terus diperkuat,” tukas H Niel Aldrin.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait