Kapolda Sumsel Lepas 100 Personel Satbrimob untuk Misi Kemanusiaan di Gayo Lues
Kapolda Sumsel Lepas 100 Personel Satbrimob untuk Misi Kemanusiaan di Gayo Lues.-Humas Polda Sumsel-
PALEMBANG — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumatera Selatan) kembali menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat terdampak bencana.
Pada Jumat, 26 Desember 2025, Polda Sumsel memberangkatkan 100 personel Satuan Brimob dalam rangka misi kemanusiaan untuk membantu penanganan pasca bencana alam di Provinsi Aceh.
Upacara pelepasan personel Bawah Kendali Operasi (BKO) ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi, S.I.K., M.H., di Makosat Brimob Polda Sumsel.
Sejak awal kegiatan, Polda Sumsel menegaskan komitmen hadir cepat, sigap, dan humanis di tengah masyarakat yang tertimpa musibah.
BACA JUGA:Polda Sumsel Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Langkat dan Aceh Tamiang
BACA JUGA:Kapolda Sumsel Pimpin Upacara Hari Ibu ke-97,
Penugasan tersebut merupakan tindak lanjut perintah Kapolri melalui Surat Telegram Nomor STR/7991/XII/OPS.2./2025 untuk merespons bencana banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang di wilayah hukum Polda Aceh.
Selanjutnya, seluruh personel diberangkatkan melalui jalur darat menuju lokasi tugas di wilayah Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh.
Dalam amanatnya, Kapolda Sumsel menyampaikan bahwa kehadiran personel Polri bertujuan memberikan rasa aman sekaligus membantu percepatan pemulihan kondisi masyarakat terdampak.
Untuk mendukung tugas kemanusiaan tersebut, personel dibekali kendaraan operasional, rantis, perlengkapan logistik, mesin pengolahan air bersih, serta genset.
BACA JUGA:Mudik dan Liburan Nataru? Polda Sumsel Minta Warga Simpan Nomor Darurat Ini
BACA JUGA:Sabet Penghargaan Level Asia, Ini Alasan Dirkrimsus Polda Gorontalo Dinilai Layak
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pengiriman personel ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat di tengah situasi darurat.
Penugasan tersebut menuntut kesiapsiagaan tinggi, ketangguhan fisik, serta kekuatan mental dari setiap anggota yang terlibat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
