Kunjungi Mapolda Sumsel, Menko AHY Soroti Kecelakaan Maut Akibat Kendaraan Over Loading
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan kunjungan kerja ke Mapolda Sumsel dan memberikan penjelasan mengenai kendaraan ODOL.-Humas Polda Sumsel-
Persoalan ODOL bukan sekadar pelanggaran lalu lintas biasa, melainkan ancaman nyata di jalan raya.
Bahkan ia menyoroti tingginya angka kecelakaan akibat kendaraan kelebihan muatan, seperti kasus rem blong yang kerap memakan korban jiwa.
BACA JUGA:Terjang Ombak 3 Jam, Ambulance Apung Polda Sumsel Evakuasi Jenazah Nahkoda di Tengah Laut
BACA JUGA:Bikin Masyarakat Nyaman, Anggota Polda Sumsel Kompak 'Sulap' Kantor Jadi Bersih dan Asri
"Kita sering sekali mendengar kalua kendaraan ODOL terlibat kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa," bebernya.
Selain faktor keselamatan, pemerintah juga menyoroti dampak ekonomi signifikan akibat kerusakan infrastruktur.
"Setiap tahun negara harus mengalokasikan anggaran hingga puluhan triliun rupiah untuk perbaikan jalan dan jembatan yang rusak akibat muatan berlebih," jelas AHY.
Lanjut dia mengatakan, bahwa Pemerintah akan melakukan penertiban ODOL secara bertahap dan terukul.
BACA JUGA:Gelar Kurve Serentak, Ditintelkam Polda Sumsel Implementasikan Hasil Rakernas Polri
BACA JUGA:Megah! Prosesi Pedang Pora Warnai Gladi Bersih Sertijab Kapolda Sumsel di Mapolda
Dengan dimulai dari sosialisasi hingga melakukan penegakan hukum.
"Kebijakan ini telah kita rancang sejak lama dan bukan keputusan mendadak," jelasnya.
Penegakan hukum dipastikan akan adil dan tdak hanya sopir yang diminta pertanggungjawaban, tetapi juga pemilik owner kendaraan juga turut bertanggungjawab atas muatan berlebih yang menyebabkan kecelakaan dan kerusakan infrastruktur.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
