Polda Sumsel Perketat Lapas! Napi Risiko Tinggi Langsung Dipindah ke Nusakambangan
Polda Sumatera Selatan memperkuat sinergi strategis bersama jajaran Kemenimipas Provinsi Sumatera Selatan.-Humas Polda Sumsel-
Kapolda Sumsel menegaskan bahwa dinamika keamanan modern menuntut kolaborasi lintas sektor.
Selain ancaman narkotika, ia juga menyoroti potensi kejahatan siber, polarisasi sosial melalui media digital dan pentingnya profesionalisme apparat.
BACA JUGA:Momen Hangat Kapolda Sumsel Safari Ramadan: Shalat Tarawih Bareng di DPRD Sumsel
BACA JUGA:Polda Sumsel Minta Warga Lapor! Ini Cara Adukan Premanisme Selama Operasi Pekat Musi 2026
Kapolda berharap penguatan koordinasi dan pengawasan internal dapat mencegah insiden serupa yang terjadi di wilayah lain Indonesia.
Forum juga membahas implementasi KUHP baru, khususnya pidana kerja sosial yang memperluas peran Balai Pemasyarakatan.
Koordinasi lintas institusi dinilai krusial agar kebijakan tersebut tidak menimbulkan celah pengawasan, sekaligus mampu menekan residivisme dan memperkuat rasa aman masyarakat.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen institusinya dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
BACA JUGA:Sikat Premanisme di Pasar 16 Ilir! Polda Sumsel Ringkus Jukir Liar yang Resahkan Warga Palembang
BACA JUGA:Rangkul Ojol hingga Kelompok Buruh, Polda Sumsel Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Keamanan
“Sinergi dengan Kemenimipas sangat strategis, terutama dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang bersumber dari dalam lembaga pemasyarakatan, termasuk peredaran narkotika yang menjadi ancaman serius bagi masyarakat,” ujarnya.
Pertemuan berlangsung tertib dan kondusif. Kedua pihak sepakat menjaga kesinambungan komunikasi dan kolaborasi sebagai bagian dari sistem pengamanan terpadu di Sumatera Selatan. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
