Honda

Gandeng Bank BUMN, BPPRD Optimis Bisa Capai Target PBB-P2

Gandeng Bank BUMN, BPPRD Optimis Bisa Capai Target PBB-P2

Launching Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Melalui Brilink dan Brimo Oleh Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Musi Banyuasin dan Bank Rakyat Indonesia Cabang Sekayu Tahun 2022 di Halaman Kantor Lurah Bab-Kominfo Muba For Palpres.com-

MUBA,PALPRES.COM- Dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus dilakukan Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daera (BPPRD) Kabupaten Musi Banyuasin khususnya sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), salah satunya menggandeng pihak milik BUMN untuk mempermudah Wajib Pajak (WP) dalam membayar.

"Ya, kita menggandeng pihak Bank BUMN agar lebih mudah untuk wajib pajak khususnya di desa-desa, mengingat Bank BUMN yang kita gandeng ini sendiri sudah banyak mitra dan agen yang tersebar di wilayah Muba,"kata Kepala BPPRD Muba, Hariadi Karim usai Launching Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Melalui Brilink dan Brimo Oleh BPPRD Muba dan BRI  Cabang Sekayu Tahun 2022 di Halaman Kantor Lurah Babat Kecamatan Babat Toman, Selasa 8 November 2022.

BACA JUGA:Wajib Pajak Diingatkan Segera Bayar PBB, Sebelum Tanggal Ini

Dia menerangkan, bahwa saat ini pencapaian PAD disektor PBB-P2 itu sudah mencapai 80 persen lebih dari target yang harus dicapai sebesar Rp 90 Miliar.

"Artinya sudah mendekati capaian, untuk kecamatan yang tertinggi itu di Kecamatan Babat Toman. Nanti, tahun depan juga akan dinaikkan targetnya menjadi Rp 150 miliar, yang jelas kita sangat optimis bisa tercapai PBB-P2," jelasnya.

BACA JUGA:Bukti Lunas PBB Jadi Syarat Urusan Adminitrasi, Optimis Target PBB Terealisasi

Sementara, PJ Bupati Muba Drs Apriyadi menambahkan, kalau melihat luas wilayah tentu target tersebut bisa tercapai, karena Muba memiliki luas 1,4 juta hektar tentu bisa meraup ratusan miliar dari Wajib Pajak (WP) yang ada di Muba.

"Kita pasang target yang sesuai dengan data yang telah kita kantongi," katanya.

 

Menurutnya, tidak ada alasan lagi untuk tidak membayar PBB dengan kemudahan-kemudahan yang telah difasilitasi, terutama dengan inovasi yang direalisasikan atas kerjasama BPPRD dengan BRI Sekayu. 

BACA JUGA:Penarikan PBB Tak Tuntas, Perangkat Desa Tak Dapat Honor

"Dengan inovasi ini bayar pajak di Muba lebih gampang, bisa lewat handphone dan mitra agen BRILink yang tersebar di Kabupaten Muba," ujarnya.

Pimpinan Cabang BRI Sekayu, Farid Yudhawirawan sejak di-launching pihaknya telah mencatat sebesar Rp10 jutaan transaksi WP untuk membayar pajak.

BACA JUGA:Minta Kesadaran Wajib Pajak Segera Bayar PBB

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: