Citra Land Palembang

Kelompok Petani Kopi di Pagaralam Dapat Bantuan, Berikut Ini Nama-Namanya?

Kelompok Petani Kopi di Pagaralam Dapat Bantuan, Berikut Ini Nama-Namanya?

Wako Pagaralam Alpian Maskoni menyerahkan bantuan dan berbincang bersama kelompok tani yang mendapat bantuan-Eko Palpres.com-

PAGARALAM, PALPRES.COM - Pemkot Pagaralam mendistribusikan bantuan 32.000 bibit tanaman kopi dan 3.2 ton pupuk organik bersubsidi kepada Kelompok Tani.

Adapun kelompok tani yang mendapatkan bantuan tersebut di antaranya kelompok tani Nanggiran II, Cipta Tani, Serumpun dan Rebah Kucing. Bantuan diserahkan langsung oleh Wali Kota Pagaralam Alpian Maskoni, bertempat di Dusun Karang Dale, Kelurahan Karang Dale, Kecamatan Dempo Tengah.

Dalam kegiatan tersebut kelompok tani juga diberikan kartu tani oleh Kepala Pimpinan Cabang Bank BRI Kota Pagar Alam Syafrizal, kartu tani tersebut diperuntukkan untuk para petani membeli pupuk organik bersubsidi ke agen-agen pupuk di Kota Pagaralam.

Wali Kota Alpian Maskoni dalam sambutannya mengatakan, kopi merupakan salah satu komoditi unggulan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Pagaralam. 

BACA JUGA:Selamat! Honorer Masa Kerja 5 Tahun Bakal Diangkat Jadi CPNS Tanpa Tes

Dalam hal ini Pemkot Pagaralam telah berupaya membantu masyarakat dalam meningkatkan kualitas dan hasil panen kopi.

Pemkot Pagaralam kata Wali Kota, secara bertahap melaksanakan Program-Program di bidang pertanian dan perkebunan dalam memaksimalkan penggunaan lahan milik warga serta meningkatkan produktivitas hasil pertanian terkhusus tanaman kopi dengan menggalakan sambung pucuk (stek).

Tanaman kopi yang disambung pucuk memiliki keunggulan dalam jumlah hasil panen dibandingkan tanaman kopi yang belum disambung pucuk, selain itu peningkatan hasil pengelolahan dan pemasaran menjadi kesatuan yang tidak terpisahkan serta perlu strategi khusus dalam penarapannya, sehingga kopi dapat menjadi pendongkrak ekonomi masyarakat Kota Pagaralam.

Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni berharap ke depannya, kegiatan bantuan bibit tanaman kopi, pupuk organik bersubsidi serta bantuan sambung pucuk kopi dapat memberi manfaat dan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat Kota Pagaralam. 

BACA JUGA:7 Kategori Tenaga Honorer yang Akan Dihapus pada 2023

*Program unggulan sambung pucuk Kopi 

Program sambung pucuk adalah program unggulan Pemerintah Kota Pagaralam yang telah dilaksanakan empat tahun terakhir ini. 

Saat ini Pagaralam memproduksi sekitar 900 juta biji kopi pertahun.

Jika tidak dilakukan program sambung pucuk ini maka dipastikan produksi akan stabil di kisaran tersebut, bahkan akan terus merosot.

Sumber: