Honda

Sumsel Lumbung Pangan, Pj Gubernur Agus Fatoni Optimalkan Kerjasama dengan PT PUSRI untuk Ketersediaan Pupuk

Sumsel Lumbung Pangan, Pj Gubernur Agus Fatoni Optimalkan Kerjasama dengan PT PUSRI untuk Ketersediaan Pupuk

Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni ketika menerima silaturahmi Direktur utama PT. Pupuk Indonesia Tri Wahyudi--Humas Pemprov Sumsel

PALEMBANG, PALPRES.COM – Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni mengungkapkan jika Provinsi Sumatera Selatan memiliki peluang besar di bidang pertanian.

Dan untuk menunjang peluang tersebut, Pemprov Sumsel perlu melakukan kerjasama yang baik, mulai dari penyediaan pupuk, perkembangan pertanian dan Perkebunan.

Terlebih lagi, ada penambahan lahan sawah baru sebanyak 300.000 hektar.

“Kita ke depan di Sumsel akan optimalisasi lahan.

BACA JUGA:5 Cara Jitu Mencegah Busuk Akar Tanaman Hias Anthurium, yuk Dibaca ya!

BACA JUGA:Hari Ini 6 Desa Uji Coba Aplikasi Muba Survey

Menteri Pertanian (Mentan) menyampaikan kita ada penambahan lahan sawah baru sebanyak 300,000 Hektar cetak sawah baru.

Ini akan menjadi peluang Sumsel untuk menjadi lumbung pangan.

Oleh karena itu perlunya kerjasama yang baik,” ungkap Agus Fatoni pada Selasa 14 Mei 2024.

Hal ini diungkapkan Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni ketika menerima silaturahmi Direktur utama PT. Pupuk Indonesia Tri Wahyudi.

BACA JUGA:SIMAK! Inilah Cara Mudah Merawat Tanaman Hias Janda Bolong Bagi Pemula

BACA JUGA:70 Persen Calon Jemaah Haji Kloter 4 Palembang Resiko Tinggi, Berasal dari Provinsi Bangka Belitung

Silaturahmi ini dalam rangka optimalisasi kerjasama antara PT. Pupuk Sriwijaya dengan Pemprov Sumsel.

Romobongan PT Pusri diterima Agus Fatoni di Griya agung, Selasa 14 Mei 2024.

Sementara itu Direktur utama PT. Pupuk Sriwijaya Tri Wahyudi menyampaikan ketersediaan pupuk harus diantisipasi.

Terkait permasalahan produksi dan bahan baku yang dibutuhkan oleh PT Pusri, ia melanjutkan bahwa kondisi kedangkalan Sungai Musi serta kebutuhan gas menjadi kendala tersendiri dalam distribusi bahan baku sehingga menjadi kendala dalam produksi pupuk.

BACA JUGA:Fakhri Husaini Enggan Akui Kehebatan Shin Tae-yong Bersama Timnas Indonesia di Piala Asia, Ia Bilang Begini

BACA JUGA:4 Jenis Tanaman Hias Bunga Mawar Paling Cantik Untuk Menghiasi Halaman Rumah Anda

“Kita sekarang dapat penugasan peningkatan produksi pupuk subsidi yang tadinya 4,7juta ton sekarang menjadi 9,5 juta ton.

Sehingga kami minta support nya kepada Pemprov Sumsel agar kebutuhan ini dapat tercapai.

Karena ini menyangkut masalah distribusi bahan baku gas dan lain-lain,” tuturnya.

Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa sampai saat ini ketersediaan pupuk di indonesia masih sangat cukup.

BACA JUGA:Jaga Ketahanan Energi, Bukit Asam Optimalkan Produksi Batu Bara

BACA JUGA:Deretan Jenis Tanaman Hias Paling Viral di Tahun 2024, Kamu Punya Koleksi yang Mana?

Sehingga kebutuhan petani akan pupuk dapat terpenuhi dengan baik.

“Saat ini ketersediaan pupuk masih sangat cukup.

Sehingga para petani akan terpenuhi kebutuhan pupuknya,” pungkasnya. 

Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) mengatakan Provinsi Sumatra Selatan menjadi salah satu lumbung pangan nasional.

BACA JUGA:Ini loh 5 Jenis Tanaman Hias Paling Cocok Diletakkan di Ruang Tamu

BACA JUGA:Berikut 5 Jenis Tanaman Hias Berbunga yang Memiliki Aura Mistis

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan alasan dirinya menginginkan Sumsel menjadi lumbung pangan nasional bukan tanpa sebab.

Menurutnya, Sumsel menjadi salah satu provinsi yang memiliki petensi lahan yang belum digarap seluas 470 hektar. 

“Artinya ada sekitar 700 ribu hektare potensi yang bisa dibangunkan dua kali.

Dan ini bisa menyumbang produksi nasional yang saat ini 1,5 juta ton beras.

BACA JUGA:Belum Bisa Gabung WHO, Taiwan Siap Berbagi dan Minta Dukungan Indonesia

BACA JUGA:Kloter 4 Calon Jemaah Haji Bangka Belitung Terbang dari Bandara SMB II Palembang

Bila seluruh potensi tersebut digarap dalam kurun waktu tiga tahun, maka bisa menyumbang 4 juta ton beras dan menyelesaikan masalah impor di Indonesia,” ujar Andi Amran ketika meninjau lahan sawah di Kabupaten Ogan Komering (OKI), Sumsel, Selasa 14 November 2023 lalu.

Lebih lanjut ia menjelaskan dalam menjadikan Provinsi Sumsel menjadi lumbung pangan nasional ada beberapa langkah strategi yang perlu dilakukan.

Langkah tersebut yakni harus melakukan identifikasi seluruh lahan yang ada di Sumsel yang jumlahnya 470 ribu hectare.

“Setelah dilakukan identifikasi, harus segera bergerak cepat untuk mengirim peralatan agar segera bekerja, kemudian menentukan bibit benih unggul untuk ditanam dan juga pupuknya,” terangnya.

BACA JUGA:Pj Bupati Asmar Cek Fasilitas Sekolah di OKI, Ini Hasilnya

BACA JUGA:Wafat di Madinah, Jemaah Lubuklinggau Dimakamkan di Baqi

Untuk potensi itu, harus terus digarap secara berkesinambungan dan tidak boleh berhenti.

Dalam hal ini harus diselesaikan dan bukan sesuatu yang sulit.

Oleh karena itu, Arman meminta semua pihak yang ada di Sumsel agar dapat bekerja sama, sehingga dapat mewujudkan Sumsel menjadi lumbung pangan nasional.

“Dalam mewujudkan hal ini, semua pihak yang berkepentingan tangan untuk membangun pertanian yang unggul di Sumsel.

BACA JUGA:Komisi IV DPRD Kabupaten Muba Gelar Rapat Dengar Pendapat Tentang Rekrutmen Tenaga Kerja

BACA JUGA:Keunggulan Kamera Infinix Zero 40 dari HP Lain, Berikut Reviewnya!

Dan Insya Allah 2-3 tahun bisa kembali swasembada seperti dulu,” katanya. kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: