Honda

Polres OKI Olah TKP Pencurian Klotok di Sungai Tepuk, Keluarga Korban Beri Apresiasi

Polres OKI Olah TKP Pencurian Klotok di Sungai Tepuk, Keluarga Korban Beri Apresiasi

Satreskrim Polres OKI olah TKP pencurian klotok di Sungai Menang -palpres.com -

KAYUAGUNG, PALPRES.COM - Peristiwa dugaan Kasus pencurian dengan kekerasan klotok di Desa Sungai Tepuk, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten OKI, terus berlanjut.

Dimana sebelumnya banyak berita yang beredar simpang siur, sehingga cukup membingungkan berbagai pihak. 

Lantaran di saat kejadian pencurian itu tepatnya 12 Januari 2025 memicu ketegangan dari kelompok H Nawi (alm) dan kelompok masyarakat Desa Sungai Situpak.

Bahkan H Nawi meninggal dunia karena diduga kelelahan dan sakit pasca kejadian ketegangan yang hingga kini kematiannya diperjuangkan untuk mendapat rasa keadilan di Bareskrim Polri.

BACA JUGA:Ini Tahapan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Ulang Tahun Dimulai Februari 2025 untuk Warga Sumsel

BACA JUGA:Astra Motor Sumsel Gelar Pembinaan Daur Ulang Sampah di Bank Sampah Kenanga

Di satu sisi keluarga korban menilai jika kematian korban akibat serangkaian dugaan tindak pidana yang telah dilaporkan sebelumnya. 

Keluarga korban pun melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian guna diusut tuntas atas kematian korban. 

Guna menanggapi salah satu bentuk aduan dari keluarga korban dalam peristiwa hilangnya 1 (satu) klotok di tanggal 12 Januari 2025 di perairan Desa Sungai Tepuk, jajaran Polres OKI dibawah Komando langsung Kapolres OKI, AKBP Hendrawan, melakukan cek TKP.

Penyidik dari Satreskrim Polres OKI juga melakukan olah TKP, yang menghadirkan keluarga besar almarhum, penasehat hukum dan beberapa saksi yang melihat, mendengar dan mengalami sebelum/ sesaat/ dan setelah kejadian di Desa Sungai Tepuk Kecamatan Sungai Menang, OKI, Kamis 30 Januari 2025.

BACA JUGA:Sempat Tertunda Sebulan, Kini TPP PNS dan Gaji PPPK Muba Segera Cair

BACA JUGA:Jangan Kaget! Segini Gaji PPPK Paruh Waktu Lulusan SMA Tahun 2025

Dalam olah TKP itu, dijelaskan Hendrawan, ada delapan TKP yang dilakukan identifikasi yang dilaksanakan secara transparan dan turut disaksikan oleh keluarga korban, berikut kuasa hukum dan juga saksi-saksi saat kejadian. 

Diharapkan dengan adanya cek dan olah TKP ini bisa ditemukan titik terang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: