369 Jemaah Kloter 2 Embarkasi Palembang Diberangkatkan Ke Madinah, Ini Pesan Untuk Jemaah Haji Sumsel
369 Jemaah Kloter 2 Embarkasi Palembang Diberangkatkan Ke Madinah, Ini Pesan Untuk Jemaah Haji Sumsel--
PALEMBANG,PALPRES.COM- PPIH Embarkasi Palembang memberangkatkan 369 jemaah haji kloter 2 asal Musi Banyuasin, Palembang, dan Empat Lawang, Minggu malam.
Mereka dilepas di Gedung Serbaguna Asrama Haji Sumsel oleh Bupati Musi Banyuasin diwakili Asisten I Pemkab Muba, Ardiansyah.
Hadir pada acara pelepasan, Asisten I Pemprov Sumsel H. Sunarto, Kakanwil Kemenag Sumsel H. Syafitri Irwan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel H. Trisnawarman, Direktur PT. Swarna Dwipa selaku pengelola asrama Haji Sholahuddin, serta unsur PPIH Embarkasi Palembang.
Kakanwil Kemenag Sumsel H. Syafitri Irwan selaku Ketua PPIH Embarkasi Palembang ditemui usai pelepasan menjelaskan, jemaah kloter 2 berjumlah 369 orang dengan rincian 193 asal Muba, 135 asal Palembang, 34 asal Empat Lawang, tiga petugas haji daerah (PHD), dan empat petugas kloter.
BACA JUGA:Presiden Prabowo Masih Kurang Puas Dengan Harga Biaya Haji 2025
BACA JUGA:Haji 2025: Kemenag Imbau Jemaah Simpan Alamat Hotel dan Manfaatkan Waktu di Masjid Nabawi
Mereka diberangkatkan menuju Madinah melalui Bandara SMB II Palembang malam ini pukul 22.40 WIB dengan pesawat Saudi Arabia Airlines SV 5404.
Kepada jemaah Sumsel, Syafitri menitipkan beberapa pesan penting. Pertama jemaah diimbau untuk menyimpan alamat lengkap hotel atau pemondokan baik saat di Madinah maupun di Mekkah. Hal ini penting sebagai antisipasi apabila jemaah terpisah dari rombongan dan kesulitan kembali ke hotel.
“Jemaah dapat langsung menunjukkan alamat lengkap hotel kepada petugas haji Indonesia yang ada di Arab Saudi. Jangan sungkan untuk meminta bantuan petugas haji Indonesia, insya Allah mereka siap siaga membantu,” jelas Syafitri.
Pesan lain yang disampaikan Kakanwil adalah agar jemaah menjaga kesehatan dengan baik dan memanfaatkan waktu di Masjid Nabawi dengan bijak.
BACA JUGA:BSI Dukung Jemaah Haji dengan Fasilitas Khusus, Tekankan Prinsip ESG dalam Layanan
Menurut Syafitri, kondisi hotel di Madinah umumnya memiliki lobi yang tidak terlalu besar dan lift yang terbatas.
Untuk menghindari kepadatan saat usai sholat lima waktu, jemaah tidak perlu terburu-buru kembali ke hotel, namun sebaiknya memanfaatkan waktu untuk berzikir di Masjid Nabawi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
