Investasinya Rp2,4 Triliun, Jalan Tol Pertama di Indonesia Timur Ini Siap Hadapi Bencana Alam
Ilustrasi jalan tol pertama di Indonesia timur -Pixabay -
PALPRES.COM - Banyak sekali jalan tol yang dibangun di Indonesia, salah satunya jalan tol yang merupakan prasarana penting ini.
Pembangunan jalan tol layang ini terwujud untuk mempercepat pergerakan lalu lintas di wilayah Sulawesi Selatan.
Infrastruktur ini merupakan jalan tol layang pertama yang dibangun di kawasan Indonesia Timur.
Saat pembangunannya, lebih dari dua ribu tenaga kerja lokal dilibatkan untuk melancarkan pelaksanaan proyek ini.
BACA JUGA:Sekretaris Diskominfotiksan Hadiri Workshop Desain Grafis dan Lomba di Universitas Bina Insan
BACA JUGA:Wali Kota Ramah Tamah dengan JCH Kota Lubuk Linggau Musim Haji 1446 H
Prasarana yang dimaksud tersebut adalah Seksi 3 Jalan Tol Ujung Pandang, atau yang dikenal sebagai Jalan Tol Layang Andi Pangerang (AP) Pettarani, di Kota Makassar.
Jalan Tol AP Pettarani membentang sejauh 4,3 kilometer dan pembangunannya memakan waktu sekitar 30 bulan.
Total biaya konstruksi untuk membangun jalan tol di Sulawesi Selatan ini mencapai Rp2,4 triliun.
Jalan tol AP Pettarani diresmikan pada 18 Maret 2021 oleh Basuki Hadimuljono, saat menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
BACA JUGA:Info Haji 2025: Terbang Menuju Jeddah, Kloter 12 Embarkasi Palembang Kenakan Ihram dari Embarkasi
BACA JUGA:AC MIlan Akan Dilatih Mantan Bankir Usai Pecat Sergio Conceicao
Pembangunannya merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan Pemerintah Kota Makassar.
Selama proses konstruksi, digunakan metode Span-by-Span dengan bantuan Launcher Gantry.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
