Perkuat Kompetensi Insan, PTBA Dorong Program Pemberdayaan yang Berdampak
PTBA menggelar In-House Training dan Workshop sebagai usaha untuk mendorong program pemberdayaan yang berdampak dan memperkuat kompetensi--Ist
TANJUNG ENIM, PALPRES.COM - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding BUMN Pertambangan MIND ID, menggelar In-House Training & Workshop 101: Keterampilan Dasar Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).
Program pelatihan dilakukan sebagai upaya memperkuat kompetensi insan perusahaan dalam merancang dan mengimplementasikan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang berdampak, terukur, dan berkelanjutan.
Pelatihan yang diikuti oleh perwakilan Divisi Sustainability serta unit bisnis PTBA ini membekali peserta dengan pemahaman dan kompetensi dasar mengenai perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi PPM.
Kegiatan ini juga bertujuan menyamakan pemahaman mengenai implementasi program yang adaptif serta selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
BACA JUGA:Tutup Program Basic Mechanic Course Ring 1 Tanjung Enim, PTBA Cetak 19 Mekanik Muda Siap Kerja
BACA JUGA:Jaga Ketahanan Energi Nasional, Kapolda Sumsel dan Dirut PTBA Perkuat Sinergi Pengamanan Objek Vital
Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno mengatakan, penguatan kapasitas insan perusahaan merupakan bagian penting dari komitmen PTBA dalam menghadirkan program pemberdayaan yang mampu menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Sebagai perusahaan yang mengedepankan prinsip keberlanjutan, PTBA terus berkomitmen menghadirkan program-program pemberdayaan masyarakat yang mampu meningkatkan kemandirian masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, serta menciptakan nilai bersama bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Eko.
Sustainable Economic, Social and Environment Department Head PTBA, Listati, menegaskan keberhasilan PPM tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan kegiatan, tetapi juga oleh dampak nyata yang dihasilkan.
"Program PPM berorientasi pada penciptaan dampak yang berkelanjutan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi insan perusahaan menjadi investasi strategis agar setiap program yang dijalankan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat," terang Listati.
BACA JUGA:PTBA Gelar Susur Sungai, Angkut 1,56 Ton Sampah dari Sungai Enim
Dalam pelatihan tersebut, Dr. Rina Ekawati, S.E., M.M., M.M.Par. dari Yayasan Kinarya Anak Bangsa hadir sebagai narasumber utama dengan materi bertajuk "Cetak Biru Dampak Berkelanjutan".
Ia memaparkan prinsip-prinsip penyusunan program PPM yang berangkat dari kebutuhan masyarakat, berbasis data, memiliki indikator keberhasilan yang jelas, serta dirancang untuk menghasilkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
