Pemkab Muba
Banner Honda PCX

Warga Palembang Mengeluh Air keruh Selama Lebaran, Ini tanggapan dari Perumda Tirta Musi

Warga Palembang Mengeluh Air keruh Selama Lebaran, Ini tanggapan dari Perumda Tirta Musi

Warga Palembang Mengeluh Air keruh Selama Lebaran, Ini tanggapan dari Perumda Tirta Musi--Istimewa

PALEMBANG, PALPRES.COM - Pelanggan air bersih Perumda Tirta Musi sangat mengeluhkan air yang mengalir ke rumah mereka dalam kondisi keruh. Keruhnya air sudah terjadi sejak Lebaran hingga saat ini.

Yang dimana menurut salah satu Warga Kecamatan Ilir Barat I, Titin mengatakan kondisi air keruh berwarna kuning kecoklatan ini terjadi hingga H+7 Lebaran. 

Jadinya dalam Kondisi seperti ini membuat pelanggan tidak nyaman untuk beraktivitas memasak, mandi dan mencuci.

"Jadinya Airnya keruh sejak Lebaran, padahal sebelum Lebaran bak mandi sudah dibersihkan. Tapi airnya masih keruh," ujar Titin.

BACA JUGA:Pegawai PT Pusri Tewas Kecelakaan Kerja, Dilaporkan Jatuh Dari Ketinggian 10 Meter

BACA JUGA:Wali Kota Lubuk Linggau H Rachmat Hidayat Minta OPD Buat Akun Media Sosial

Tentunya dalam menanggapi keluhan pelanggan tersebut, PDAM menyampaikan permohonan maafnya ke pelanggan. 

Jadi dilihat dari akun resmi media sosial Perumdam Tirta Musimenjelaskan penyebab air keruh tersebut.

Yang dimana pada Saat in darii kualitas air baku dari Sungai Musi mengalami peningkatan True Color Unit (TCU) atau satuan untuk mengukur warna air yang cukup signifikan. 

Jadi jika Saja pada kondisi normal, nilai warna air berkisar antara 25-40 TCU, saat ini meningkat menjadi 90 130 TCU.

BACA JUGA:Jalintim di Muba Terendam Banjir, Arus Balik Lebaran 2025 Terganggu

BACA JUGA:Prediksi Arsenal vs Real Madrid - Leg Pertama Babak Perempat Final Liga Champions

Lalu dalam peningkatan ini disebabkan oleh kondisi pasang air yang mengakibatkan masuknya air rawa ke aliran Sungai Musi.

Tentunya dalam langkah antisipatif untuk menjaga kualitas air minum yang didistribusikan kepada pelanggan tetap sesuai dengan standar baku mutu, Perumda Tirta Musi melakukan pengurangan kapasitas produksi air di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Borang dan IPA Karang Anyar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: