Banner Honda PCX

Gebrakan Kajari Asvera Primadona: Targetkan Minimal 2 Kasus Korupsi Tahun Ini

Gebrakan Kajari Asvera Primadona: Targetkan Minimal 2 Kasus Korupsi Tahun Ini

Tahun 2026 Kajari Prabumulih Targetkan Minimal 2 Kasus Korupsi--

PRABUMULIH, PALPRES.COM - Kajari Prabumulih yang baru, Asvera Primadona SH MH menargetkan di tahun 2026, pihaknya akan mengungkap kasus korupsi minimal dua kasus.

Hal itu merupakan target dari Kejagung RI dalam mengungkap kasus yang berkaitan dengan tindak pidana penyelewengan uang negara atau kasus korupsi.

"Sesuai petunjuk Kejagung, Kejari Prabumulih menargetkan minimum dua kasus korupsi dalam satu tahun," kata Asvera Primadona SH MH kepada media kemarin usai menggelar silaturahmi dengan Walikota Prabumulih.

Kajari Prabumulih Asvera Primadona SH MH,didampingi Kasi Pidsus, Safe'i SH MH, Kasi Intelijen, Aji Saputra SH MH, Kasi Datun, Erwina Mea Dimatnusa SH MH dan Kasi Pidum Kejari Prabumulih, Mirsyah Rizal SH MH mengatakan, penegakan hukum yang dilakukan kedepan bukan mengancam tugas pokok walikota.

BACA JUGA:Datun Kejari Ogan Ilir Sosialisasi 'Hallo JPN' di MPP Ogan Ilir

BACA JUGA:Kejari Lahat Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI 2023, Siapa Saja?

Namun demi menjaga agar anggaran yang ada dapat dipergunakan sesuai peruntukannya.

"Untuk mitigasi kebocoran anggaran yang ada, pihak kejaksaan juga mendorong agar fungsi Datun Kejari Prabumulih untuk berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemerintah Kota Prabumulih," jelasnya seraya masih  enggan merinci OPD mana yang sedang dibidik.

Masih kata Kajari Prabumulih Asvera Primadona SH MH, saat ini kan konteksnya sulaturahmi.

Nanti kita undang wartawan untuk membahasnya di lain waktu.

BACA JUGA:Kasus Dugaan Korupsi Pelebaran Jalan Ratu Seriun: Kejari Pagar Alam Tetapkan Tersangka Baru

BACA JUGA:Aliansi Silampari Gelar Unjuk Rasa, Kejari Lubuklinggau Pastikan Kasus UU ITE Segera Disidangkan

Selain itu ini juga merupakan sarana izin pamit sebagai orang baru dan ia juga menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah kota Prabumulih kedepan.

Saat disinggung OPD mana yang dibidik , dengan sedikit candaan, mantan Kajari Kahpayang ini mengatakan bahwa ini hanya silaturahmi. "Nanti kita undang media untuk membicarakannya di lain waktu," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: