Berkat JKN, Warga OKI Bisa Akses Layanan Kesehatan Gratis
Bupati Muchendi menerima penghargaan UHC Award 2026-palpres.com -
KAYUAGUNG, PALPRES.COM - Berkat program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang iurannya ditanggung oleh pemerintah daerah, warga Kabupaten Ogan Komering Ilir kini dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya.
Manfaat itu dirasakan Muslimin (55), warga Desa Ulak Jermun, yang rutin menjalani cuci darah setelah didiagnosis gagal ginjal.
"Alhamdulillah, saya sudah terlindungi JKN sehingga tidak lagi khawatir soal biaya pengobatan.
Program ini benar-benar menolong hidup saya,” ujarnya.
BACA JUGA:Pemkab OKI Raih UHC Award 2026, Bupati Muchendi: Kesehatan Jadi Prioritas Pembangunan
BACA JUGA:Prakiraan Cuaca BMKG: Palembang dan Sejumlah Daerah Sumsel Diprediksi Hujan Hari Ini
Capaian ini sekaligus mengantar Pemkab OKI meraih Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 Kategori Pratama di tingkat nasional.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir dalam memperluas jaminan hak dasar layanan kesehatan yang merata dan berkelanjutan kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Bersinergi dengan BPJS Kesehatan, Pemkab OKI menerima penghargaan UHC secara langsung dari Bupati OKI, H Muchendi, dalam acara Deklarasi dan Pencanangan UHC yang diselenggarakan BPJS Kesehatan di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Selasa 27 Januari 2026.
Universal Health Coverage (UHC) merupakan program jaminan kesehatan yang bertujuan memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang adil, terjangkau, dan berkelanjutan tanpa hambatan biaya.
BACA JUGA:Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama, Muba Konsisten Dukung Program Nasional Jaminan Kesehatan
BACA JUGA:Stop Balap Liar! Pemkot Palembang dan HBC Siapkan Drag Race Resmi, Ini Jadwal dan Lokasinya
Penilaian UHC mencakup tingkat kepesertaan JKN, keaktifan peserta, serta ketepatan dan kelengkapan pembayaran iuran oleh pemerintah daerah.
Berdasarkan catatan BPJS Kesehatan, cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Ogan Komering Ilir per 1 Januari 2026 tercatat mencapai 81,85 persen dari total jumlah penduduk.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
