Hadist ini memberikan pelajaran kepada kita, bahwa pertama untuk menentukan awal Bulan Ramadan atau berakhirnya Ramadan atau penentuan 1 Syawal dengan rukyah.
BACA JUGA:6 Persiapan yang Harus Dilakukan Jelang Puasa Ramadan, No 5 dan 6 Jangan Sampai Terlewatkan
BACA JUGA:Benarkah Ngupil Bikin Batal Puasa? Simak Penjelasan Lengkap Ustadz Abdul Somad
Rukyah merupakan sunnah Nabi Muhammad SAW yakni melihat hilal, baik dengan mata telanjang atau secara langsung atau kita menggunakan alat.
Ada sekitar 27 titik atau lebih untuk memantau adanya hilal ini dari seluruh penjuru tanah air.
Puluhan titik ini dipantau setiap menjelang Ramadhan dan setiap Idul Fitri.
Lalu, apakah cukup dengan penglihatan satu titik mewakili seluruh wilayah muslimin?
BACA JUGA:Mengapa Harus Berpuasa di Bulan Ramadan? Begini Penjelasan Lengkap Ustadz Abdul Somad
BACA JUGA:5 Orang yang Dibolehkan Tak Puasa Ramadan karena Alasan Tertentu, Siapa Sajakah? Ini Rinciannya
Misalkan bila hilal terlihat di Arab Saudi, apakah seluruh wilayah di dunia ikut Arab Saudi?
Atau setiap wilayah melihat wilayahnya masing-masing?
Khalid Basalamah mengatakan yang dapat disimpulkan setelah ia kumpulkan semua dalil-dalil berkaitan dengan hal itu, maka yang paling tepat adalah rukyah sesuai wilayah masing-masing.
Dikutip dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu, bahwa beliau berpuasa Ramadan pada saat di Madinah berbeda dengan puasa masyarakat negeri Syam.
BACA JUGA:Utang Puasa Ramadan Orang yang sudah Meninggal, Masihkah Perlu Dibayar? Ini Penjelasannya
BACA JUGA:11 Hal Makruh yang Sebaiknya Dihindari saat Puasa Ramadan, Termasuk Mencicipi Makanan?
Hal ini terjadi karena perbedaan melihat bulan.