Kotoran tersebut akan membentuk endapan yang dapat menyumbat saluran-saluran oli dan pendingin.
BACA JUGA:H-1 Hari Raya Idul Fitri, Warga OKI Dapatkan Pangan Murah, Cek Lokasinya
BACA JUGA:Limited Edition! 8 Tradisi Unik di Indonesia yang Ada Hanya Ketika Lebaran, Apa Saja?
Akibatnya, aliran oli dan pendingin menjadi terhambat, yang dapat mengakibatkan mesin menjadi overheat atau bahkan rusak.
3. Kerusakan pada Sistem Pelumas
Oli dalam mesin juga berperan sebagai agen pembersih yang membantu mengangkat kotoran dan partikel logam dari dalam mesin.
Jika oli tidak diganti secara teratur, kemampuan pembersihan oli ini akan menurun dan kotoran akan terus menumpuk.
BACA JUGA:Gempa Goyang Manokwari Papua dan Kaur Bengkulu Hari Ini, Kekuatannya Segini
BACA JUGA:Warga OKI Diminta Hati-Hati, Modus Penipuan Catut Nama Pj Bupati Asmar Wijaya
Hal ini akan mengakibatkan kerusakan pada sistem pelumas mesin.
4. Reduksi Efisiensi Bahan Bakar
Mesin yang menggunakan oli yang sudah tua dan kotor cenderung bekerja lebih keras dan memerlukan lebih banyak bahan bakar untuk menjaga performa.
Akibatnya, efisiensi bahan bakar pun menurun.
BACA JUGA:Wisata Unik Lebaran di Kayuagung OKI, Utamakan Selamat, Wajib Gunakan Life Jacket
Dalam jangka panjang, hal ini bisa berimbas pada biaya operasional kendaraan yang lebih tinggi.