Lalu, bagaimana kemudian tarian ini bisa menjadi populer di tanah air.
2. Tari Erai-Erai
BACA JUGA:Inilah 4 Tradisi Menarik Wong Palembang Saat Sambut Hari Raya Idul Fitri, Kamu Tahu?
Salah satu tarian yang memiliki makna dalam setiap gerakannya adalah Tari Erai-Erai yang berasal dari suku Lematang.
Kata erai-erai sendiri berasal dari bahasa setempat yang berarti serumpun.
Kata tersebut juga bisa dimaknai bahwa walaupun bercerai-berai, tetapi tetap satu.
Konsep kebersamaan dan persatuan tersebut sangat kental dalam Tari Erai-Erai.
Tarian ini menceritakan kegembiraan masyarakat adat Lematang ketika waktu panen padi tiba.
BACA JUGA:5 Film Terlaris Sepanjang Masa Di Indonesia Dengan Penjualan Tiket Terbanyak, Nomor 2 Wow Banget
BACA JUGA:Naga yang Ada Di Sungai Musi Muncul Untuk Memberikan Sebuah Pertanda, Benarkah?
3.Tari Begambo
Ini merupakan tarian khas daerah Toman yang berada di Sumatera Selatan.
Dalam pementasannya, seni tari tersebut mengisahkan kebiasaan orang-orang Toman ketika akan menanam gambo atau biasa disebut juga daun gambir.
Jangan heran kalau gerakan yang ada pada Tari Begambo seakan-akan seperti orang yang tengah menanam, merawat, hingga memanen hasil bumi.
Dalam hal ini adalah gambo.