5 Kasus Blackout Terparah Sepanjang Sejarah di Indonesia

Selasa 04-06-2024,14:19 WIB
Reporter : Citra Utama
Editor : Citra Utama

Berdasarkan keterangan Dirut PT PLN saat itu, Djiteng Marsudi, meskipun melanda sebagian besar Jawa-Bali, mati listrik tidak terjadi di beberapa wilayah Jakarta, Bogor, Cirebon, dan Jawa Tengah yang mendapat pasokan listrik dari pembangkit listrik yang tidak terkena trip.

Dampak dan keluhan masyarakat Listrik padam ini menyebabkan lampu lalu lintas mati di jalanan sejumlah kota-kota besar, misalnya di Jakarta, Denpasar, Cirebon, dan Bandung. 

BACA JUGA:Palembang Blackout, Warga Terhambat Beraktivitas, Akun Resmi PLN_Palembang Dibanjiri Keluhan Warga

BACA JUGA:PLN Sumbagsel Blackout Total Tapi Wilayah Gandus Palembang Tetap Hidup? Benarkah

Tidak berfungsinya lampu lalu lintas menyebabkan terjadi kemacetan panjang karena kendaraan dari berbagai arah berebut jalan untuk lebih dahulu melaju. 

Tak hanya jalanan, listrik padam juga mempengaruhi aktivitas di pusat-pusat perbelanjaan. 

Seperti diketahui, tempat-tempat semacam ini banyak mengandalkan listrik untuk menjalankan fasilitas-fasilitasnya. 

Layanan yang juga terganggu akibat hal ini adalah Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan SPBU yang cara kerja mesinnya bekerja dengan mengandalkan aliran listrik.

 

2. 12 September 2002

Saat itu listrik padam selama 2 hari. 

Terputusnya aliran listrik ini terjadi di wilayah DKI Jakarta, Tangerang, Bogor, Bekasi, dan Banten. 

Pemadaman aliran listrik terjadi pada Kamis malam dan Jumat, 12-13 September 2002. 

Direktur Operasi PT PLN saat itu, Bambang Heryanto, mengatakan, hubungan pendek di Gardu Induk Tegangan Ekstra (GITET) Cibinong menyebabkan rusaknya transmisi ke arah Bekasi, Cawang, serta Gandul. 

Kemudian, pasokan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Saguling juga tidak dapat masuk. 

Menurut Bambang, awalnya beban diambli alih dari Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (OLTGU) Muarakarang dan PLTGU Tanjung Priok. 

Kategori :