Untuk jalur alternative, baik kendaraan roda empat dan roda dua, telah diinformasikan untuk masyarakat yang ingin melanjutkan perjalanan.
BACA JUGA:Jalan Amblas di Talang Ubi, Pengguna Jalan Harus Berhati-hati
BACA JUGA:Jalan Amblas, Bupati OKU Selatan Himbau Warga Waspada Bencana Alam
Pakai Jembatan Bailey
Sebagai penanganan sementara, kata Ibnu pihaknya sedang memobilisasi jembatan bailey atau jembatan sementara.
Termasuk, excavator, dan material berupa sandbag/geobag dan box culvert.
Selain itu, lanjut Ibnu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, Kepolisian, TNI, dan BPBD untuk melakukan pengamanan jalan.
BACA JUGA: Jalan Amblas di Ogan Ilir, Rumah Warga Tepian Sungai Ogan Terancam
BACA JUGA: Jembatan Penghubung Amblas, Akses ke Belitang Putus
Saat ini, jembatan Bailey sepanjang 30 meter sudah tiba di lokasi.
Sementara itu, menurut Ibnu, box culvert dikirim pada Senin pagi dari Kerinci, dan sandbag/geobag dikirim dari Jambi.
Kemacetan Panjang Terjadi
Ibnu juga menambahkan bahwa kondisi terkini menunjukkan debit air sungai masih tinggi, dan kemacetan panjang terjadi di kedua arah.
BACA JUGA: Tanah Tergerus Air Hujan, Jembatan Lubuk Selo Terancam Amblas
BACA JUGA: Jalan Tiga Dihaji Amblas, Kendaraan Bergantian Melintas
Pihaknya, bersama instansi terkait lainnya, terus berupaya agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin, sehingga lalu lintas yang terputus dapat segera normal kembali.
Penanganan darurat jalan amblas itu, diperkirakan Ibnu akan memakan waktu 4 hari.
Hal itu, lanjut Ibnu, juga pihaknya telah sampaikan kepada masyarakat.