Punya Jalur Pipa Migas Terpanjang, PHR Terus Inpeksi Rutin Jaringan Pipa

Minggu 30-03-2025,05:59 WIB
Reporter : Firdaus
Editor : Firdaus

Sehingga dapat diketahui secara cepat apabila ada bagian pipa yang mengalami korosi, erosi, dan kerusakan mekanis lainnya.

BACA JUGA:Inovasi PHR Zona 1 Terapkan Aplikasi Velocity String dan SSD Guna Maksimalkan Produksi

BACA JUGA:PHR Gunakan Teknologi AI Pantau Keselamatan Pekerja di Area Operasi

“Kami melakukan pendekatan proaktif melalui teknologi dengan data terperinci sehingga memungkinkan pemeliharaan yang tepat dan terukur,” jelasnya.

Kemudian sebagai langkah preventif, seluruh pipa penyalur harus memiliki Persetujuan Layak Operasi (PLO) yang diterbitkan Dirjen Migas Kementerian ESDM. 

Dengan melakukan pemeliharaan jaringan pipa secara efektif, maka harapannya mampu meminimalkan risiko terjadinya kebocoran yang dapat menyebabkan kontaminasi lingkungan.

“Ini merupakan komitmen kami pada upaya keselamatan lingkungan sekaligus menjadi faktor kunci dalam strategi pemeliharaan,” tambahnya.

BACA JUGA:PHR Berkontribusi Rp115 Triliun Pada Penerimaan Negara

BACA JUGA:Catatan Kinerja PHR Zona 1 di Tahun 2024 untuk Sektor Operasional dan Pemberdayaan Masyarakat

Secara rutin, siklus pemeliharaan juga dilakukan. Misalnya dengan inspeksi berkala(regular walkthrough sepanjang jalur pipa).

perbaikan jika ada temuan anomaly, serta sosialisasi dengan masyarakat di sekitar jalur (Right on Way/ROW).

Di sisi lain, strategi ini berjalan karena PHR berinvestasi panjang melalui pelatihan dan pengembangan tim pemeliharaan. 

Dengan kondisi personel yang dibekali pengetahuan serta keterampilan terbaru, risiko kebocoran pipa dapat ditekan.

Kategori :