Pentingnya Peran Kepala Daerah dalam Memantau dan Menekan Angka Inflasi

Senin 05-05-2025,16:58 WIB
Reporter : Fran Kurniawan
Editor : Firdaus

Namun, kelompok informasi dan komunikasi mengalami deflasi 0,64 persen dengan kontribusi terhadap penurunan inflasi sebesar 0,04 persen.

Secara geografis, dari 38 provinsi di Indonesia, 37 mengalami inflasi dan satu provinsi, yaitu Papua Pegunungan, mencatat deflasi akibat turunnya tarif angkutan udara dan harga sejumlah bahan pangan.

Di tingkat kabupaten/kota, 145 daerah mengalami inflasi dan hanya lima daerah yang mencatat deflasi. 

Di Pulau Sumatera, inflasi tertinggi tercatat di Kabupaten Aceh Tengah, disusul Kerinci dan Karimun. Sementara inflasi terendah terjadi di Kota Batam, Belitung Timur, dan Kota Metro.

Untuk Pulau Jawa, inflasi tertinggi berada di Kabupaten Gunung Kidul, Kudus, dan Rembang. Sedangkan terendah di Gresik, Jember, dan Cirebon. Di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, inflasi tertinggi terjadi di Kota Bima, Tabanan, dan Singaraja, sementara deflasi di Maumere dan Waingapu.

Kalimantan mencatat inflasi tertinggi di Banjarmasin, Tanjung, dan Pontianak, dan deflasi di Kabupaten Nunukan. Di Sulawesi, inflasi tertinggi terdapat di Luwuk, Minahasa Utara, dan Mamuju, dan di Papua tertinggi terjadi di Jayawijaya, Timika, dan Kota Ambon.

Sementara itu, Indeks Perkembangan Harga (IPH) mengalami kenaikan di beberapa wilayah, didorong terutama oleh komoditas cabai merah dan cabai rawit. Provinsi dengan penurunan IPH terdalam tercatat di Bali, NTB, dan Yogyakarta.

 

Kategori :