Hasilnya menunjukkan bahwa Sumsel memiliki infrastruktur yang mampu menunjang aktivitas ekonomi secara efektif.
Gubernur Sumsel, Dr. H. Herman Deru, mengapresiasi capaian tersebut.
Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur selalu menjadi prioritas untuk mempercepat konektivitas wilayah.
BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Pastikan Gedung SMA Bingin Teluk Dibangun Tahun Depan
BACA JUGA:Kemeriahan Jalan Santai dan Lomba Rakyat HUT RI ke-80, Herman Deru Ingin jadi Agenda Rutin
“Infrastruktur adalah pondasi pembangunan ekonomi. Semakin baik akses jalan, jembatan, hingga transportasi publik, semakin cepat pula kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujarnya.
Sejak 2018, Pemprov Sumsel mencatat peningkatan signifikan dalam kualitas jalan.
Data Bappeda menunjukkan jalan mantap provinsi naik dari 61,22% pada 2018 menjadi 93,94% pada 2021.
Meski pandemi melanda, pembangunan tetap berlanjut. Pada 2022, pemantapan jalan terus dilakukan di sejumlah daerah.
BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Lepas 10 Agen Perdamaian Sumsel ke Ajang Nasional
Langkah ini memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan infrastruktur sebagai prioritas.
Puncaknya, pada 2023, Gubernur Herman Deru resmikan ruas jalan strategis Simpang Semambang – Cecar SP 9 – Simpang Kulim.
Jalan ini memperpendek waktu tempuh dari Musi Rawas–Lubuklinggau–Muratara ke Palembang dari 7–8 jam menjadi hanya 4 jam.
Infrastruktur tersebut dinilai sebagai tonggak sejarah pembangunan karena langsung memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam aspek ekonomi dan mobilitas.
BACA JUGA:Herman Deru Ajak Mahasiswa Kuasai Teknologi Sambut Bonus Demografi 2045
Good Stats menekankan bahwa kualitas infrastruktur memiliki peran vital dalam meningkatkan produktivitas daerah.