Bupati Muba Sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2026

Rabu 29-10-2025,15:48 WIB
Reporter : Firdaus
Editor : Firdaus

Untuk sisi pembiayaan, Penerimaan Pembiayaan Daerah bersumber dari perkiraan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun 2025 sebesar Rp150 miliar.

BACA JUGA:5 Keputusan Bersama Antara Pemprov Sumsel dan Pemkab Muba Terkait Pembangunan Jembatan Lalan

BACA JUGA:Petugas Lapas Sekayu Temukan Barang Terlarang di Blok Hunian Wanita, Apa Ya?

Sedangkan Pengeluaran Pembiayaan direncanakan untuk penyertaan modal daerah kepada PDAM Tirta Randik sebesar Rp13,3 miliar.

"Dengan demikian, total Rancangan KUA dan PPAS APBD Kabupaten Muba Tahun Anggaran 2026 mencapai Rp3,243 triliun," imbuh Bupati Toha.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penandatanganan Pakta Integritas antara Pemerintah Kabupaten Muba dan DPRD Muba mengenai pelaksanaan APBD 2025 dan penyusunan APBD 2026.

Isi pakta tersebut menegaskan komitmen bersama untuk menjalankan APBD secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penyalahgunaan anggaran.

BACA JUGA:Buruh Perkebunan Suarakan Aspirasi, Bupati Muba Toha Tohet Siap Mendengar!

BACA JUGA:Berdayakan Disabilitas dan UMKM, Pemkab Muba Bangun SDM Unggul Lewat Pelatihan Kolaboratif  

Pimpinan daerah dan legislatif sepakat untuk menjunjung tinggi nilai integritas serta menghindari gratifikasi, pemerasan, maupun tindak pidana korupsi dalam setiap tahapan perencanaan dan pelaksanaan APBD.

Apabila dalam pelaksanaan ditemukan pelanggaran hukum, maka siap dikenai sanksi sesuai peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, Ketua DPRD Muba Afitni Junaidi Gumai menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah menyiapkan dokumen rancangan KUA dan PPAS 2026 dengan lengkap dan tepat waktu.

“Dokumen ini akan menjadi bahan pembahasan bagi Badan Anggaran (Banggar) dan komisi-komisi DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah,” ujar Afitni.

Ia berharap pembahasan berjalan tertib, aman, dan sesuai jadwal.

Serta mengingatkan agar perangkat daerah hadir langsung tanpa diwakilkan dalam proses pembahasan agar penyerapan aspirasi dan sinkronisasi program dapat berlangsung efektif.

Kategori :