Ichsanuddin Noorsy: Dari Bencana ke Bencana

Selasa 06-01-2026,06:00 WIB
Reporter : Sulis Utomo
Editor : Sulis Utomo

Disebabkan tidak terbebasnya masyarakat Indonesia dari ketertindasan, kebodohan dan kemiskinan, ketimpangan dan kehinaan, maka berbagai bencana tersebut membuat sebagian besar masyarakat Indonesia abai bahwa telah terjadi kudeta senyap dan perubahan penguasaan berbagai sumberdaya daya dari negara ke korporasi.

BACA JUGA:Lagi! Aksi Pelemparan Batu di Tol Palembang-Indralaya Hantui Pengendara, Keamanan Dipertanyakan

BACA JUGA:Pergerakan Kendaraan di JTTS Masih Padat, Ruas Antarkota Terpantau Ramai

Akar masalahnya adalah penghianatan dan pengasingan diri terhadap amanah Pembukaan UUD 1945 yang dilakukan pemegang kuasa politik, penguasa bisnis, kelompok teknokrat dan birokrat, para penegak hukum, kaum intelektual, tokoh pers dan masyarakat.

Sikap mereka merupakan hasil kaderisasi dari berkiblat ke Barat tanpa memahami dan mendalami UUD 18-08-45. 

Karena air mengalir dari atas ke bawah, maka sebagian besar bangsa Indonesia pun ikut mengkhianati Pancasila dan mengasingkan diri dari janji suci Pembukaan UUD 1945.

Perang nir militer ini pun disertai perang informasi, sehingga masyarakat Indonesia pada umumnya tidak merasakan kekalahan dalam peperangan itu sebagai ketertundukan.

BACA JUGA:Siap-Siap Galau! Konser Gratis Dadali Band di Tanjung Senai 9 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

BACA JUGA:Salurkan Bantuan, Bea Cukai Peduli Dukung Pemulihan Korban Banjir Aceh Timur

“Demikianlah kudeta korporasi sehingga saya menulis artikel bertajuk Siapapun Presidennya, Neoliberal Penguasanya (Lih: Ichsanuddin Noorsy, Kita Belum Merdeka, 2009: Selamat Datang di Negeri Amburadul, 2009),” tegas Ichsanuddin.

Itulah bencana moral, mental, dan intelektual para elit Indonesia.

Rakyat mengikutinya karena berbagai alasan. 

Karena ragam bencana besar gagal menyadarkan para elit, jangan terkejut jika bencana demi bencana akan terjadi lagi. 

BACA JUGA:Danau Biru Ogan Ilir Ternyata Terbentuk dari Proyek Tol Indralaya-Prabumulih, Siap Bangun Masjid Megah & Vila

BACA JUGA:Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Kepulauan Mentawai Pagi Ini, Tak Berpotensi Tsunami

Mampukah kita mengatasinya? 

Kategori :