BACA JUGA:Hadiri Paripurna HUT Ogan Ilir, Wagub Cik Ujang Sampaikan Pesan Khusus Ini
Jika sering dikonsumsi tanpa diimbangi aktivitas fisik, makanan ini berpotensi menyebabkan kenaikan berat badan dan obesitas, yang menjadi pintu masuk berbagai penyakit kronis.
Gangguan Pencernaan
Minyak berlebih pada gorengan dapat memperberat kerja sistem pencernaan.
Tidak sedikit orang mengalami maag kambuh, perut begah, mual, hingga diare setelah mengonsumsi gorengan dalam jumlah banyak, terutama saat perut kosong.
BACA JUGA:Siap Bergoyang! Ndarboy dan Deretan Artis Top Bakal Guncang HUT OKU Timur ke-22, Cek Tanggalnya
Bahaya Minyak Jelantah
Penggunaan minyak goreng berulang kali, yang sering terjadi pada pedagang kaki lima, dapat menghasilkan senyawa berbahaya akibat oksidasi.
Senyawa ini berpotensi merusak sel tubuh dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk peradangan.
Potensi Risiko Jangka Panjang
BACA JUGA:Preview Liga Premier: Manchester City vs Brighton Prediksi Pertandingan dan Susunan Pemain
BACA JUGA:BIKIN GEGER! Ini Khasiat Mistis Batu Akik Badar Besi yang Konon Ditakuti Energi Negatif
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi gorengan berlebihan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, serta gangguan metabolisme lainnya.
Tips Lebih Aman Menikmati Gorengan
Meski memiliki risiko, bukan berarti gorengan harus dihindari sepenuhnya. Berikut beberapa tips agar lebih aman:
- Batasi frekuensi konsumsi gorengan