Desa Tebing Suluh menjadi wilayah dengan kondisi terparah.
BACA JUGA:2.785 PPPK Paruh Waktu Resmi Terima SK, 12 Orang Dinyatakan Mengundurkan Diri
Selain permukiman, banjir juga menggenangi sawah seluas sekitar 1.540 hektare dan kebun warga seluas 545 hektare.
Sementara di Kecamatan Lempuing Jaya, banjir melanda 10 desa dengan jumlah warga terdampak mencapai 1.616 KK.
Sebanyak 57 KK terpaksa dievakuasi ke SD Negeri 1 Sumber Makmur akibat genangan air yang terus meningkat.
Adapun di Kecamatan Mesuji, banjir tercatat melanda tiga desa dengan 192 KK terdampak.
BACA JUGA:7 Tenaga Kesehatan OKI Raih Penghargaan Tingkat Sumsel 2025
Bantuan dan Evakuasi
Sebagai bentuk respons cepat, Pemkab OKI bersama BPBD, TNI, dan Polri melakukan evakuasi warga di sejumlah titik rawan serta mendirikan posko tanggap darurat.
“Bersama Wakil Bupati dan dibantu TNI-Polri, kami langsung turun ke lapangan untuk memastikan keselamatan warga serta menyalurkan bantuan,” ujar Listiadi.
Pada Senin 12 Januari 2026, Dinsos OKI telah menyalurkan sebanyak 120 paket bantuan logistik yang terdiri atas bahan kebutuhan pokok, selimut, tikar, perlengkapan mandi, dan kebutuhan harian lainnya.
BACA JUGA:Debit Air Sungai Pemulutan Mulai Dipantau, Polisi Beri Peringatan Penting Bagi Warga
BACA JUGA:Sosialisasi Manajemen Talenta, Langkah Serius Pemkot Lubuklinggau Bangun ASN Berkualitas
Dinsos juga membuka penggalangan bantuan bagi warga terdampak.
Selain merendam rumah warga, banjir juga menggenangi fasilitas umum seperti sekolah dan jalan penghubung antardesa. Sektor pertanian turut terdampak cukup luas.