Banjir di OKI Meluas, Bupati Muchendi Minta OPD Siaga 24 Jam

Senin 12-01-2026,18:29 WIB
Reporter : Mujianto
Editor : Mujianto

KAYUAGUNG, PALPRES.COM - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), sejak Jum’at 9 Januari 2026 malam, menyebabkan banjir.

Setidaknya, empat kecamatan menjadi wilayah yang terdampak banjir tersebut, meliputi Lempuing, Lempuing Jaya, Mesuji, dan Air Sugihan.

Curah hujan tinggi yang berlangsung selama beberapa hari berturut-turut memicu peningkatan debit sungai hingga meluap ke permukiman warga, lahan pertanian, serta fasilitas umum.

Pemerintah Kabupaten OKI bergerak cepat menyikapi kondisi tersebut.

BACA JUGA:Daftar PPPK KemenHAM 2026! Gaji Tertinggi Tembus Rp7 Jutaan

BACA JUGA:Banjir di Mesuji dan Lempuing OKI: Personel Kodim 0402/OKI Bantu Evakuasi Warga

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tim gabungan langsung diturunkan ke lokasi terdampak untuk melakukan evakuasi, pendataan, serta penyaluran bantuan logistik kepada warga.

Kepala BPBD OKI, Listiadi Martin mengatakan, banjir tidak hanya disebabkan oleh hujan lokal, tetapi juga kiriman air dari wilayah hulu.

Melubernya Bendungan Over Komering di Kabupaten OKU Timur turut mempercepat naiknya debit air di wilayah OKI.

“Sekitar dua hingga tiga jam setelah pintu air Bendungan Over Komering dibuka, air mulai menggenangi Kecamatan Lempuing dan kemudian meluas ke Kecamatan Lempuing Jaya,” kata Listiadi.

BACA JUGA:Babak Baru Kasus yang Jerat Oknum Anggota DPRD OI, Potensi Tersangka Bertambah

BACA JUGA:Cek Fisik Kendaraan Operasional Desa, Bupati Muba Temukan Kades Nakal Lakukan Hal Ini

Ribuan Warga Terdampak

Dua kecamatan yang paling parah terdampak banjir adalah Lempuing dan Lempuing Jaya.

Di Kecamatan Lempuing, banjir merendam 10 desa dengan total 1.774 kepala keluarga (KK) terdampak.

Kategori :