BACA JUGA:3 Keutamaan Bulan Ramadan Menurut Ustadz Arief Budiman: Bekal Meraih Pahala Maksimal
Bahkan Nabi Muhammad mengajarkan, jika ada orang mengajak berselisih, mencaci maki kalian, maka tahanlah diri kalian dan ucapkanlah ‘sesunguhnya aku sedang berpuasa.'
Dan ada dalil khusus yang menjelaskan kepada kita bahwa orang yang berpuasa wajib meninggalkan perkataan mungkar, perkataan keji dan kotor yang menjurus kepada syahwat di siang hari Ramadan.
Tadi yang sudah disebutkan salah satu riwayat dalam shahih Al-Bukhari dan Muslim, juga ada riwayat lain dalam shahih Ibnu Khuzaimah dan Mustadraq Al Hakim dari Abu Hurairah.
Nabi Muhammad bersabda: “Puasa bukan sekedar menahan diri dari makan dan minum saja, tetapi puasa itu menahan diri dari perkataan yang sia-sia dan perkataan keji (rafats).
BACA JUGA:Ramadan Datang, Mudik Lebaran Menanti: Ini Cara Membuat Mobil Tetap Nyaman di Perjalanan Jauh
BACA JUGA:Banyak yang Salah Paham! Mimpi Basah Saat Puasa Ramadan, Batal atau Tidak?
Apabila salah seorang dari kalian mencaci atau menghinamu maka katakan, ‘Aku sedang berpuasa, aku sedang berpuasa.'”
Kemudian juga ada ancaman yang cukup berat dan keras dari Nabi Muhammad yang menyebutkan bahwa betapa banyak orang yang berpuasa tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya.
Barangkali hanya sekedar menggugurkan kewajiban puasa saja tetapi tidak dapat pahala apapun.
Nabi Muhammad bersabda: “Berapa banyak orang yang puasa, bagian (yang dipetik) dari puasanya hanyalah lapar dan haus (semata).”
BACA JUGA:Daftar 8 Keutamaan Puasa: Bekal Penting Menjelang Ramadan 2026 dari Tausiyah Ustadz Arief Budiman
BACA JUGA:Tetap Produktif di Bulan Ramadan, Ini 8 Tips Puasa untuk Pekerja
Lafadz lengkapnya sebagaimana dalam Musnad Imam Ahmad dan hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al-Albaniy rahimahullahu dalam Shahih At-Targhib wa At-Tarhib, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu.
Di riwayat lain, Nabi Muhammad bersabda :“Betapa banyak orang yang berpuasa, dia hanya sekedar mendapatkan dari puasanya lapar dan dahaga.
Dan betapa banyak orang yang melakukan qiyamul lail, dia mendapatkan dari qiyamulailnya itu hanya begadang di malam hari dan bangun di malam hari saja tanpa mendapatkan pahala apapun.”