Dalam hadits lain riwayat Al Bukhari nomor 1903, dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda: “Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.”
BACA JUGA:Meraih Kemenangan Sejati: Apa yang Anda Cari di Bulan Ramadan? Ini Kata Ustadz Abdullah Roy
Artinya Allah tidak butuh puasanya.
Jadi puasa yang sempurna (yang benar) bukan hanya sekedar menahan diri dari makan dan minum.
Namun kita wajib meninggalkan hal-hal yang dapat menggugurkan atau menghilangkan nilai dari pahala puasa itu sendiri.
Seperti yang sudah disebutkan tadi berupa perkataan bohong, menyakiti orang lain, perbuatan keji, ghibah, namimah dan yang sejenisnya.