BACA JUGA:Sambut Ramadan 2026, Begini Cara Rutan Baturaja Pastikan Warga Binaan Ibadah dengan Khidmat
BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg Jelang Libur Panjang Imlek dan Ramadan
“Bukanlah suatu kebajikan melakukan puasa dalam safar.”
Maksudnya apabila safar bisa menyulitkan dirinya dan menjadikan dirinya lemah.
2. Orang Yang Sakit.
Masih di dalam Alquran Surat Al Baqarah: 185, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
BACA JUGA:Puasa Lebih Sehat! Ini Alasan Daun Pepaya Layak Dikonsumsi Saat Ramadan
BACA JUGA:Jelang Ramadan, Wajib Tahu! 6 Hal yang Bisa Membuat Puasa Gugur
“Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka) maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu, pada hari yang lain.”
Dan tentunya penyakit yang dimaksud adalah penyakit yang apabila dia berpuasa maka penyakitnya akan membuat dia lemah.
Bahkan penyakit itu membawa mudharat baginya atau memperlambat kesembuhannya atau menambah penyakitnya.
Maka dibolehkan baginya untuk tidak berpuasa kemudian di hari lain setelah bulan Ramadan dia harus mengqadhanya.
BACA JUGA:Ramadan Sudah di Depan Mata, Begini Cara Berbuka yang Dianjurkan dan Menyehatkan
BACA JUGA:Jelang Ramadan, HMI Desak Pemkab OKU Timur Tutup Paksa Hiburan Malam Tak Berizin
3. Wanita Haidh dan Nifas.
Wanita yang haidh dan nifas tidak diperbolehkan untuk berpuasa.
Seandainya dia berpuasa maka puasanya tidak sah dan dia berdosa.
Karena dia beribadah di waktu yang tidak boleh dilakukan (ketika haidh dan nifas).