Siapa Saja yang Boleh Tidak Berpuasa Ramadan? Simak Penjelasan Ustadz Arief Budiman, Lc

Kamis 19-02-2026,18:06 WIB
Reporter : Juli Aulia
Editor : Iqbal DJ

Di sini dijelaskan bahwa orang yang safar kemudian dia berpuasa dan puasanya tidak masalah (kuat) maka silahkan berpuasa dan ini baik baginya. 

Tetapi kalau ternyata ketika safar kemudian dia memaksakan diri berpuasa dan akhirnya lemah dan kesulitan dalam safarnya maka sebaiknya dia berbuka.

Abu Said Al Khudri radhiyallahu ‘anhu mengatakan:

“Para sahabat menganggap bahwasanya orang yang mendapatkan kekuatan pada dirinya ketika safar dan dia tetap berpuasa maka ini baik baginya.

 BACA JUGA:Dulu Berdebu, Kini Desa Banjarsari Lahat Bersinar! Warga Gotong Royong Sambut Ramadan Tanpa Truk Batubara

BACA JUGA:Puasa Ramadan Tidak Sekadar Lapar dan Haus, Ini 7 Hikmahnya!

Namun bagi orang mendapatkan atau merasakan kelemahan ketika safar kemudian dia berpuasa maka itu baik baginya.”

Jika seseorang memaksakan diri untuk berpuasa ketika safar sehingga dia lemah dan menyulitkan yang lain, maka ini tidak baik (tercela) dan Nabi Muhammad pun melarangnya.

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad dalam hadits riwayat Al Bukhari 4/161 dan Muslim 1110 dari Jabir radhiyallahu ‘anhu:

“Bukanlah suatu kebajikan melakukan puasa dalam safar.”

BACA JUGA:6 Tips Traveling Saat Ramadan: Ibadah Tetap Khusyuk, Liburan Tetap Seru, Puasa Anti Bolong

BACA JUGA:Tekan Laju Inflasi Jelang Ramadan, Pemkab Lahat Guyur 4 Ton Beras Murah Melalui GPM Serentak

Bukan termasuk kebaikan jika berpuasa ketika safar, maksudnya kalau dia sampai lemah dan menyulitkan. 

Karena ada kisah tentang hadits ini ketika itu ada seorang sahabat yang pingsan lalu dikerumuni oleh sahabat yang lain dan mereka menolongnya. 

Intinya kejadian ini menyulitkan sahabat yang lain yang safar bersamanya.

Kemudian Nabi Muhammad shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda:

Kategori :