SEKAYU, PALPRES.COM- Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan selama bulan Ramadan.
Lapas Sekayu menggelar kegiatan Pesantren Kilat Ramadan, yang berlangsung dengan khidmat dan penuh makna.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kalapas Sekayu, Aris Sakuriyadi yang menegaskan bahwa, bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat bagi warga binaan untuk memperbaiki diri, memperkuat spiritualitas.
Serta menanamkan nilai-nilai akhlak mulia, sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya.
BACA JUGA:Lapas Sekayu Jalankan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
BACA JUGA:8 Pegawai Lapas Sekayu Terima Kenaikan Pangkat Melalui Program Penyetaraan Ijazah
Kalapas Sekayu juga mengajak untuk mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, dan menjadikannya sebagai sarana introspeksi diri.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin secara bersama-sama.
Suasana religius terasa kental saat warga binaan dengan penuh kekhusyukan, melantunkan ayat-ayat suci Alquran, memohon keberkahan dan ampunan di bulan penuh rahmat ini.
Pesantren kilat kemudian diisi dengan ceramah keagamaan yang disampaikan oleh Ustadz Indrawan.
BACA JUGA:Wartelsuspas Lapas Sekayu Raih Penghargaan Terbaik se UPT Pemasyarakatan Sumsel
BACA JUGA:Lapas Sekayu Berikan Pembelajaran Fiqih Salat Bagi Warga Binaan
Dalam tausiyahnya, Ustadz Indrawan menyampaikan pentingnya taubat, kesabaran, serta komitmen untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
Ia juga menyampaikan bahwa, setiap manusia memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri, dan Ramadan adalah waktu terbaik untuk memulainya.
Kegiatan pesantren kilat ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian di Lapas Sekayu, yang bertujuan membentuk warga binaan, agar memiliki mental dan spiritual yang lebih kuat.