Maksimalkan Program Non-APBD, Bupati Muba Apresiasi Terobosan Disnakertrans Gandeng AKPY-STIPER Yogyakarta

Sabtu 28-03-2026,10:42 WIB
Reporter : Sulis Utomo
Editor : Sulis Utomo

MUBA, PALPRES.COM – Di tengah semangat efisiensi anggaran daerah, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) di bawah komando Bupati H.M. Toha Tohet bersama Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen, terus menunjukkan komitmen nyata dalam menghadirkan program pro-rakyat yang inovatif. Salah satu langkah strategis yang kini menjadi sorotan adalah keberhasilan menjaring program Beasiswa Sawit 2026 melalui pendanaan penuh dari BPDPKS.

Langkah ini diapresiasi tinggi oleh Bupati Muba sebagai terobosan cerdas dalam menyediakan akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Kami sangat mengapresiasi kinerja Disnakertrans Muba. Di saat kita sedang melakukan efisiensi, mereka tetap lincah bergerak menjemput bola program pusat melalui kerja sama dengan AKPY-STIPER Yogyakarta. Ini adalah wujud nyata program kami bersama Bapak Wakil Bupati untuk Muba Maju Lebih Cepat. Melalui beasiswa non-APBD ini, kita siapkan pondasi kuat untuk memutus rantai kemiskinan dan menurunkan angka pengangguran di masa depan," tegas Bupati H.M. Toha Tohet.

Penyiapan SDM Kompeten & Siap Kerja

Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga AP, menjelaskan bahwa kolaborasi ini difokuskan pada pendidikan vokasi yang link and match dengan kebutuhan industri.

 "Sesuai arahan Bapak Bupati, kami menjalankan peran sebagai fasilitator agar kuota beasiswa full scholarship ini benar-benar dinikmati oleh warga Muba. Melalui pendidikan vokasi D1 dan D2 di AKPY-STIPER Yogyakarta, kita cetak tenaga ahli yang siap pakai di sektor kelapa sawit yang merupakan komoditas unggulan kita," ujar Herryandi Sinulingga

Penjelasan Teknis & Keunggulan Program

Dari sisi akademisi, Dosen AKPY-STIPER Yogyakarta, Arief Panca Putra, STP., M.Si, memberikan penjelasan mendalam mengenai teknis pelaksanaan dan keunggulan program yang didesain khusus untuk mencetak praktisi perkebunan andal.

 "Pendaftaran akan dilakukan sepenuhnya secara daring (online) pada periode Mei hingga Agustus 2026. Ini adalah peluang emas karena seluruh biaya, mulai dari biaya kuliah, asrama, hingga uang saku, ditanggung penuh oleh BPDPKS. Kami mencari talenta muda dari keluarga pekebun hingga pekerja kebun di Muba untuk dididik secara profesional. Secara teknis, seleksi akan dilakukan transparan melalui tes tertulis, wawancara, dan medical check guna memastikan mereka siap menjadi pilar kemajuan industri sawit Indonesia," jelas Arief Panca Putra.

Agenda Sosialisasi di Muba

Untuk memastikan informasi ini sampai ke pelosok desa, Disnakertrans Muba akan menggelar sosialisasi intensif pada:

 * Sesi 1 (Wilayah Lawang Wetan): Rabu, 1 April 2026 di Aula SMKN Lawang Wetan.

 * Sesi 2 (Wilayah Sungai Lilin): Jumat, 3 April 2026 di Kantor KPKS Suka Makmur.

Bagi calon pendaftar yang ingin berkonsultasi lebih lanjut, dapat memantau portal resmi di www.beasiswasdmsawit.id, atau menghubungi layanan hotline di nomor +62 822-4411-1225 dan +62 857-4756-0111. ***

 

Kategori :