BANDUNG, PALPRES.COM - Jejak perjalanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) terus ditelusuri.
Kali ini, Tim Penelitian Sejarah dan Penyusunan Buku Sejarah Unhan RI menyambangi Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Bandung, Jumat 6 November 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengumpulkan berbagai data dan informasi yang akan menjadi bahan penyusunan buku “Universitas Pertahanan Republik Indonesia: Sejarah, Inspirasi, Inovasi.”
Kedatangan tim diterima Kolonel Arh. Desi Ariyanto, selaku Kepala Departemen Pengkajian dan Pengembangan (Kadep Jianbang) Seskoad.
BACA JUGA:Unhan RI Gandeng USU dan Unimed, Bidik Kolaborasi Riset Teknologi Pertahanan
BACA JUGA:Unhan RI Bongkar Ancaman Baru Pertahanan Indonesia, Bukan Cuma Perang Militer!
Pertemuan tidak hanya menjadi agenda pengumpulan data. Tim Unhan RI juga menggali pengalaman Seskoad dalam mengelola sejarah kelembagaan, museum, koleksi bersejarah hingga sistem pendidikan dan kunjungan akademik.
Tim penelitian dipimpin Brigjen TNI Guntur Eko Saputro, S.I.P., M.M.
Ia didampingi Dr. Sri Murtiara, S.Sos., M.M., CIT. sebagai Wakil Ketua, serta Dr. Haryo Mustoko, S.Sos., M.M., Hendri Siswanto, S.I.P., M.Si.(Han.), Mashudi Rofik, M.Han., dan Dwi Ita Pratiwi, A.Md.Keb.
Bagi Unhan RI, pengumpulan data di Seskoad menjadi bagian penting dalam upaya menyusun sejarah institusi berdasarkan sumber yang jelas.
BACA JUGA:Unhan RI Perkuat Kualitas Jurnal Ilmiah, Pengelola Dibekali Strategi Baru
BACA JUGA:Unhan RI Kembangkan UAV HALE, Riset ITB Disiapkan Menuju Teknologi Pertahanan Mandiri
Setiap informasi yang diperoleh nantinya akan ditelusuri dan diverifikasi sebelum menjadi bagian dari buku sejarah Unhan RI.
Museum Bukan Sekadar Tempat Menyimpan Benda Lama
Salah satu hal yang menarik perhatian tim adalah pengelolaan museum dan koleksi sejarah di lingkungan Seskoad.
Pengembangan museum dilakukan dengan memadukan konsep klasik dan modern.