Tidak Komitmen, Pemkab Muba Ultimatum Perusahaan Penubruk Jembatan Lalan
Sekda Muba Memimpin Rapat Pembahasan Pembangunan Jembatan Lalan yang Belum Kunjung Dilakukan. -Dinas Kominfo Muba-
JAKARTA, PALPRES.COM- Kendati sudah dilakukan groundbreaking pada Mei 2025 lalu untuk pembangunan Jembatan Lalan yang ambruk usai ditabrak kapal tongkang.
Namun, di perjalanan masih ditemukan sejumlah persoalan terkait komitmen perusahaan dalam pelaksanaannya.
Oleh karena itu, Pemkab Muba memberikan ultimatum tegas kepada pihak perusahaan untuk komitmen bertanggung jawab sesuai kesepakatan.
Terlebih pembangunan Jembatan Lalan sudah di-deadline Bupati Muba H M Toha harus tuntas pada Desember 2025 mendatang.
BACA JUGA:Gubernur Sumsel Beri Target Perusahaan, Pembangunan Jembatan Lalan 6 Bulan Harus Selesai
BACA JUGA:Groundbreaking Perrbaikan Jembatan Lalan yang Ambruk Segera Dimulai
"Perusahaan terkait harus komitmen dengan kesepakatan yang sudah ditentukan," tegas Sekda Muba Dr Apriyadi MSi saat memimpin Rapat Mediasi Kesepakatan Antara PT APAU dan PT AMT Terhadap Pembangunan Jembatan Lalan di Ruang Rapat AONE Hotel Jakarta Pusat.
Apriyadi menjelaskan, sebagaimana diketahui komitmen PT APAU atas dasar putusan pengadilan sebagai pihak yang ikut bersalah dan harus ikut berkontribusi dalam pembangunan jembatan Lalan sesuai kesepakatan yang sudah ditentukan sebesar 50 persen.
"Dimana kesepakatan tersebut dibagi proporsional dengan PT AMT dan PT Fortuna Samudera," ungkap Sekda Apriyadi.
Diketahui, sebelumnya Bupati Muba HM Toha SH meminta agar pihak kontraktor dan pihak yang bertanggung jawab atas robohnya jembatan tersebut bekerja ekstra dan maksimal.
BACA JUGA:Kebut Progres Perbaikan Jembatan Lalan, Libatkan Perusahaan Perkebunan
BACA JUGA:Pemkab Muba Cari Solusi Terbaik agar Jembatan Lalan Tidak Ditabrak Berulang, Ini Solusinya
"Demi kepentingan warga masyarakat Lalan, kami minta agar progres pembangunan dikebut," tegasnya.
Hal senada juga ditegaskan Wakil Bupati Muba, Rohman juga menegaskan agar kontraktor serius mengerjakan revitalisasi atau pembangunan Jembatan Lalan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
