Banner Honda PCX

Kloter Pertama Terbang 3 Mei, Sumsel Siap Layani Jemaah Dengan Hati dan Santun

Kloter Pertama Terbang 3 Mei, Sumsel Siap Layani Jemaah Dengan Hati dan Santun

Kakanwil Kemenag Sumsel H Syafitri Irwan selaku Ketua PPIH Embarkasi Palembang pada rapat persiapan pemberangkatan jemaah haji di Aula Asrama Haji Sumsel, Senin 28 April 2025.--

PALEMBANG,PALPRES.COM- PPIH Embarkasi Palembang siap memberikan pelayanan terbaik untuk jemaah haji Sumatera Selatan dan Bangka Belitung pada musim haji 1446 H/2025 M.

Seluruh unsur panitia embarkasi bertekad memberikan pelayanan dengan tulus dan santun.

Hal itu ditegaskan Kakanwil Kemenag Sumsel H Syafitri Irwan selaku Ketua PPIH Embarkasi Palembang pada rapat persiapan pemberangkatan jemaah haji di Aula Asrama Haji Sumsel, Senin 28 April 2025.

Rapat sendiri digelar untuk memastikan kesiapan seluruh bidang pada pelayanan haji tahun 1446 H/2025 M Kloter pertama Embarkasi Palembang dijadwalkan masuk asrama haji pada 02 Mei dan diberangkatkan ke Arab Saudi pada 03 Mei 2025.

BACA JUGA:Sekda Edward Candra Resmi Lantik Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Palembang 2025

BACA JUGA:100 Persen Calon Jemaah Haji Lunasi BPIH, BSI Siap Berikan Layanan Haji yang Lebih Mudah dan Nyaman

Syafitri menjelaskan, Embarkasi Palembang tahun ini memberangkatkan 7.012 jemaah Sumsel dan 1.065 jemaah Babel, serta 88 petugas kloter.

Mereka akan diberangkatkan  dalam 22 kelompok terbang (kloter) dengan pesawat Saudi Arabia Airlines kapasitas 370 seat. 

Syafitri pun mengajak panitia Embarkasi Palembang agar melayani jemaah dengan baik dan santun.  

“Mari kita melayani dengan hati, melayani dengan baik, bahasa kita harus santun. Mari kita merespon semua masalah dengan tenang, penuh kasih sayang, jangan arogan,” pesan Syafitri.

BACA JUGA:Gelar Bimbingan Manasik Haji dengan 140 Ribu Peserta, Kemenag Raih Rekor MURI

BACA JUGA:495 Calon Jemaah Haji OKI Ikuti Manasik, Bupati Muchendi Minta Doakan untuk Kemajuan Daerah

Kakanwil meminta, semua bidang di kepanitiaan melakukan evaluasi  setiap usai pemberangkatan. Sehingga permasalahan atau kendala dalam proses pemberangkatan tidak terjadi secara berulang. 

“Pesan Gubernur agar asrama haji siap tanpa celah, kamar, pelayanan harus maksimal. Satu lagi yang ingin saya sampaikan bahwa setiap bidang atau aspek layanan untuk tahun ini setiap kali pemberangkatan melakukan evaluasi, sehingga persoalan di pemberangkatan pertama tidak terjadi di pemberangkatan berikutnya,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait