Bangkit dari Kode, PLN Icon Plus Hadirkan Kelas Coding Inklusif untuk Anak Autisme
program Bangkit dari Kode ini menjadi bagian dari komitmen PLN Icon Plus dalam mendukung prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) bagi anak-anak berkebutuhan khusus.--PLN Icon Plus
Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Perusahaan PLN Icon Plus, Yulia Takuma Dewi, bersama Ketua Forum Peduli Autisme Jawa Timur, Margaretha, S.Psi., P.G.Dip.Psych., G.Cert.Ed.,M.Sc.
Kehadiran program ini menjadi wujud nyata bahwa transformasi digital perlu bergerak lebih inklusif, tidak hanya membangun infrastruktur dan layanan, tetapi juga menyiapkan generasi yang mampu merasakan manfaatnya.
BACA JUGA:ICONNET Goes To School Edukasi Siswa SD Negeri 175 Palembang Tentang Penggunaan Internet Bijak
BACA JUGA:PLN Icon Plus Salurkan Bantuan Sarana Sekolah ke SD Negeri 175 Palembang Dukung SDGs 9
Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, menyampaikan bahwa literasi digital harus dapat menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.
“Transformasi digital tidak hanya berbicara mengenai teknologi, tetapi juga bagaimana manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat. Melalui program ini, PLN Icon Plus ingin melayani sepenuh hati dengan menyentuh setiap insan disabilitas agar memiliki kesempatan belajar dan berkembang yang setara di era digital,” ujar Chipta.
Chipta menambahkan, "komitmen PLN Icon Plus dalam membangun konektivitas digital juga perlu diiringi dengan program pemberdayaan masyarakat yang berdampak. Karena itu, kegiatan seperti Bangkit dari Kode menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan nilai sosial yang berkelanjutan melalui pendidikan, literasi digital, dan inklusi."
Sekretaris Perusahaan PLN Icon Plus, Yulia Takuma Dewi, mengatakan bahwa pengalaman belajar yang nyaman menjadi kunci penting agar anak-anak dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih percaya diri.
BACA JUGA:OKI Siap Go Digital! Diskominfo Gandeng UIGM Garap Teknologi AI hingga IoT untuk Pelayanan Publik
“Kami berharap anak-anak dapat menikmati proses belajar dengan nyaman dan berani mencoba hal-hal baru melalui suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan. Setiap anak memiliki potensi, dan tugas kita bersama adalah menghadirkan ruang yang membuat mereka merasa aman, diterima, dan didukung untuk berkembang,” ujar Yulia.
Ketua Forum Peduli Autisme Jawa Timur, Margaretha, S.Psi., P.G.Dip.Psych., G.Cert.Ed.,M.Sc, turut mengapresiasi hadirnya kelas coding inklusif ini.
Menurutnya, program tersebut memberikan ruang belajar baru bagi anak-anak dengan spektrum autisme untuk mengenal teknologi melalui cara yang lebih ramah dan sesuai dengan kebutuhan mereka.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak anak dapat belajar dan mengembangkan potensinya dengan cara yang menyenangkan,” ujar Margaretha.
Melalui program Bangkit dari Kode, PLN Icon Plus ingin menegaskan bahwa kebangkitan generasi tidak hanya dibangun melalui akses digital, tetapi juga melalui keberanian menghadirkan ruang belajar yang lebih inklusif.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

