180 Personel Jajaran Gabungan Ikuti Pelatihan Karhutla
180 Personel Jajaran Gabungan Ikuti Pelatihan Karhutla.-Humas Polda Sumsel-
PALEMBANG, PALPRES.COM - Pelatihan Pencegahan Kebakaran Hutan, perkebunan dan Lahan (Karhutbunla) Polda Sumsel diagendakan pada Selasa, 5 Agustus 2025.
Kegiatan ini digelar pembukaannya di Jakabaring Sport City (JSC), Palembang.
Ini disampaikan Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya SIK, MH usai mengikuti Vidcon Kapolri ruang Vidcon Polda Sumsel.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya SIK MH mengatakan, pelatihan tersebut melibatkan 180 personil Polda Sumsel dan Jajaran.
BACA JUGA:Polres Musi Rawas Terima Piagam Penghargaan Kapolda Sumsel
BACA JUGA:Misi Khusus Rektor UIN ke Markas Kapolda Sumsel, Ternyata Bukan Sekadar Silaturahmi!
"Pelatihan ini dilaksanakan dengan melibatkan narasumber para ahli dari Manggala Agni, sebuah lembaga di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang khusus menangani pemadaman hutan dan lahan, mengenai teori dasar kebakaran hutan dan lahan", kata Kabid Humas Polda Sumsel.
Kemudian, narasumber dari BPBD provinsi Sumsel tentang penanggulangan bencana khususnya kebakaran hutan dan lahan dan teori pencegahan pengendalian Karhutbunlah.
"Selain narasumber dari eksternal kita menghadirkan narasumber dari internal Polri yakni dari Dit Binmas dengan materi mitigasi pencegahan Karhutbunlah, serta Bidhumas Polda Sumsel tentang materi Teknik Full informasi, viralisasi serta dokumentasi dalam pelaksanaan giat penanggulangan Karhutbunlah dan Dari Biro OPS Polda Sumsel tentang Pelaporan Aplikasi Karhutbunlah", tambahnya.
Menurut Nandang Mu'min Wijaya dalam giat pelatihan tersebut juga melibatkan narasumber dari Dit reskrimsus Polda Sumsel tentang penindakan /Gakkum pelaku Karhutbunlah.
BACA JUGA:Momen Langka! Menteri LHK, Gubernur, Pangdam dan Kapolda Satu Panggung Demi Alam Sumsel
BACA JUGA:Olahraga Bersama Tingkatkan Soliditas dan Kebugaran Personel Polda Sumsel
Menurut Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya SIK MH dalam kegiatan tersebut pentingnya peralatan yang digunakan, seperti alat pelindung diri (APD) dan pompa air untuk mendukung upaya penanggulangan karhutla.
Nandang Mu'min Wijaya juga menegaskan, upaya penanggulangan karhutla tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan pendekatan preventif dan persuasif kepada masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
