Honda

Hasil Panen Jagung Melimpah, Petani Desa Tanjung Seteko Sumringah, Omsetnya Tembus Segini

Hasil Panen Jagung Melimpah, Petani Desa Tanjung Seteko Sumringah, Omsetnya Tembus Segini

Poktan Sungai Buntu, Desa Tanjung Seteko, Kecamatan Indralaya, kabupaten Ogan Ilir sumringah karena hasil panen jagungnya melimpah dan mampu meraup omset hingga Rp39 Juta.-Wijan-Palpres.com

INDRALAYA,PALPRES.COM- Poktan Sungai Buntu, Desa Tanjung Seteko, Kecamatan Indralaya, kabupaten Ogan Ilir sumringah karena hasil panen jagungnya melimpah dan mampu meraup omset hingga Rp39 Juta.

“Hasil yang didapat oleh Poktan Sungai Buntu terbilang cukup bagus dibanding panen Poktan sebelumnya," ungkap petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL) Indralaya, Aldy, Ahad (7/8/2022).

Menurutnya, tanaman jagung Poktan Sungai Buntu dikelola oleh 1 kelompok berjumlah 20 orang di lahan seluas 1 hektar. "Kali ini lebih banyak hasilnya, Poktan Sungai Buntu dapat sekitar 8 ton lebih hasil jagung manisnya," katanya.

Hal ini ikut dipengaruhi lokasi penanaman jagung tersebut. Ladang jagung tersebut sebelumnya memang sudah sering dijadikan lokasi penanaman. Sehingga, sudah banyak pupuk kandang yang terakumulasi dan sudah berulang kali diolah. "Sehingga, membuat tekstur tanah menjadi lebih subur," imbuhnya.

BACA JUGA:Jaga Ketahanan Pangan, Puskesmas Pagar Gunung Manfaatkan Pekarangan untuk Tanam Sayur

BACA JUGA:Wabup Ogan Ilir Ardani Berharap Tapak Suci Putera Muhammadiyah Bisa Bersinergi

Mengetahui hasilnya cukup bagus, petani menjual hasil penen dengan sistem timbang, bukan borongan. Karena dinilai akan lebih menguntungkan. Hanya saja, petani langsung yang harus menyiapkan pemanenan dan dibungkus ke karung.

"Selama dua hari dilakukan panen jagung, didapatkan hasil panen ada 8 ton, dijual ke pengepul Rp4 ribu perkilo, jadi hasilnya Rp32 juta. Hasil penen ini belum ditambah panen jagung jantan muda kemarin sebesar Rp7 jutaan. Maka total penghasilan kotornya Rp39 juta,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: