Honda

890 Petugas PPIH Wajib Kenakan Seragam Selama Bertugas Mesi di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi

890 Petugas PPIH Wajib Kenakan Seragam Selama Bertugas Mesi di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi

Direktur Bina Haji Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kemenag RI, Arsad Hidayat memberikan materi Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada 890 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.-kemenag-

PALPRES.COM- Direktur Bina Haji Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kemenag RI, Arsad Hidayat meminta petugas Haji menggunakan seragam selama bertugas walaupun saat berada di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi.

Hal ini ditegaskannya saat memberikan materi Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada 890 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Dikatakan Arsad, petugas adalah orang pertama yang akan dicari jemaah ketika mereka menemukan permasalahan.

Hal ini juga akan menunjukkan eksistensi petugas selama berada di tanah suci.

BACA JUGA:Kemenag Sumsel Bagikan 10 Ribu Lebih Paket Sembako

BACA JUGA:Ketentuan Lengkap Penggunaan Pengeras Suara di Masjid Menurut Surat Edaran Terbaru Kemenag

"Seragam adalah jati diri petugas haji. Sebagai pembentuk prilaku dan sikap ketika berhadapan dengan jemaah. Seragam juga akan memudahkan jemaah meminta bantuan terutama yang tersesat," ungkap Arsad dalam keterangan tertulisnya.

Bukan hanya menggunakan seragam petugas, Arsad juga meminta petugas haji memegang beberapa komitmen melaksanakan tugas selama berada di tanah suci.

Arsad menerangkan, petugas haji diminta berkomitmen setiap hari mengikuti apel pagi.

Hal ini untuk memastikan bahwa petugas siap melayani jemaah haji.

"Dengan adanya kewajiban apel pagi, tidak ada lagi petugas yang tidur sehingga bisa melayani jemaah dengan baik," tegasnya.

BACA JUGA:Update Terbaru, Tahun Ini Tidak Ada Jemaah Haji yang Ditempatkan di Mina Jadid, tapi di Sini

BACA JUGA:Dibangun Tahun 1920, Daerah di Sumatera Ini Dulunya Jadi Pusat Karantina Haji Pertama di Indonesia

Komitmen selanjutnya kata Direktur, petugas haji siap untuk tidak melaksanakan ibadah haji kecuali yang belum berhaji.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: