Lengkap! Beginilah Rangkaian Susunan Acara, Ritual ,dan Prosesi Pernikahan Adat Palembang

Rabu 27-03-2024,13:43 WIB
Reporter : Agus Pongki
Editor : Sri Devi

3. Berasan

Berasal dari bahasa Melayu, Berasan artinya musyawarah. 

Kedua pihak keluarga akan bertemu dan bermusyawarah membahas tentang syarat pernikahan, secara agama, termasuk mahar atau mas kawin

BACA JUGA:Ziarah Kubro Hingga Nyorog, Ini 7 Tradisi Unik Menyambut Ramadan di Indonesia, Sarat Makna Mendalam

BACA JUGA:Peringati HUT 358 Kesultanan Palembang, AMPCB Adakan Diskusi Revitalisasi Benteng Kuto Besak.

Sedangkan, secara adat dapat memilih dan menentukan apakah mengikuti Adat Buntel Kadut, Adat Tebas, Adat Mudo, Adat Berangkat, Adat Berangkat Duo Penyeneng, Adat Berangkat Tigo Turun, masing-masing adat ini punya persyaratan yang berbeda.

4. Mutuske Kato

Di tahap ke 4 ini, kedua keluarga memutuskan kapan tahap prosesi berikutnya akan dilaksanakan. 

Pihak keluarga laki-laki membawa 7 sangkek berisi gula pasir, tepung terigu, telur itik, emping, pisang, dan buah-buahan.

BACA JUGA:Belum ‘Wong Palembang’ Kalau Gak Punya 4 Ciri Ini, Yuk Dicek Daftarnya!

BACA JUGA:4 Kain Tradisional Palembang Ini Populer hingga Mancanegara, Wong Kito Wajib Tahu!

Beberapa perlengkapan yang dibawa merupakan persyaratan adat yang harus dipenuhi. 

Saat keluarga pria pulang, tenong akan dikembalikan namun dalam terisi dengan aneka jajanan khas Palembang.

5. Nganterke Belanjo

Duit belanjo sering juga disebut uang asap dimasukkan dalam ponjen warna kuning berikut 12 nampan pengiring berisi kebutuhan pesta-YT-Devi rumiana channel

Nganterke Belanjo mirip dengan seserahan di pernikahan adat Jawa, ini dilakukan sebelum akad nikah.

BACA JUGA:Mengungkap Makna Nyadran: Tradisi Mendoakan Leluhur dan Memperkokoh Kebersamaan Jelang Ramadan

Kategori :